Sempat disinggung di atas, sopir tidak boleh memaksakan rute, tapi ia juga harus memiliki pengetahuan tentang rute. Minimal sopir taksi online bisa mengemudi berdasarkan rekomendasi map di peta yang tampil di aplikasi.
Sopir juga tidak boleh memotong rute atau memaksakan rute yang berbeda dengan yang tampil di map karena itu bisa menimbulkan kepanikan pada pengemudi. Apabila mengambil jalur yang sesuai dengan rute yang tampil di aplikasi, penumpang dapat ikut memantau melalui akunnya dan ia merasa aman karenanya.
4. Bersikap jujur dan etis
Sopir taksi juga harus jujur dalam menjalankan tugasnya, terutama mengenai harga atau tarif taksi online. Jangan sampai penumpang merasa ditipu dengan tarif yang tidak sesuai dengan yang tampil di aplikasi. Hal ini dapat mengurangi kepercayaan penumpang kepada taksi online dan juga merupakan sikap yang tidak etis.
5. Mengemudi dengan aman
Selain terampil dalam melayani dengan keramahan dan jujur, sopir taksi online yang baik adalah yang dapat mengemudi dengan aman. Penumpang dapat merasa aman dan nyaman jika sopir taksi online tidak tergesa-gesa apalagi suka menyalip kendaraan lain.
Sopir taksi online sebaiknya dapat mendahulukan sikap berhati-hati dalam mengemudi demi keselamatan bersama. Demikian itu kurang lebih lima etika sopir taksi online yang benar. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh