Persiapan Pernikahan Harus Sejak Remaja? Ini Penjelasan Psikolog

Riki Chandra Suara.Com
Kamis, 12 September 2024 | 17:18 WIB
Persiapan Pernikahan Harus Sejak Remaja? Ini Penjelasan Psikolog
Ilustrasi pengantin memegang buku pernikahan. [Dok.Antara]

Suara.com - Psikolog anak dan remaja, Alzena Masykouri menyatakan bahwa persiapan untuk pernikahan dan kehidupan berkeluarga idealnya sudah dimulai sejak masa remaja.

Kenapa? Menurutnya, peran orang tua dalam memberikan contoh kehidupan berkeluarga yang sehat sangat penting untuk membekali anak dalam menghadapi masa depan.

“Remaja mulai belajar dari cara orang tuanya berinteraksi di rumah, dan itu menjadi pelajaran pertama mereka tentang kehidupan pernikahan,” kata Alzena, Kamis (12/9/2024).

Alzena menerangkan bahwa sebagian besar orang tua fokus pada prestasi akademik anak, namun mereka sering melupakan pentingnya mempersiapkan anak untuk kehidupan setelah dewasa. Hal ini termasuk bagaimana membangun keluarga yang harmonis.

“Pemahaman yang didapat dari rumah akan menjadi gambaran bagi remaja saat mereka memutuskan untuk berkeluarga di kemudian hari,” jelasnya.

Meski demikian, Alzena menegaskan bahwa mempersiapkan remaja untuk kehidupan pernikahan tidak berarti orang tua mendukung praktik pacaran. “Orang tua sebaiknya memberikan contoh baik dan pemahaman tentang kehidupan keluarga tanpa perlu menormalisasi pacaran di usia remaja,” tambahnya.

Alzena juga menekankan pentingnya peran lingkungan dalam mendidik remaja, terutama bagi mereka yang tumbuh di keluarga yang tidak harmonis.

“Jika remaja tidak memiliki contoh keluarga yang baik di rumah, mereka akan menciptakan konsep keluarga ideal mereka sendiri berdasarkan pengalaman dari luar, seperti lingkungan sekolah atau media sosial,” ujarnya.

Menurutnya, media sosial kini sering menampilkan contoh kehidupan pernikahan yang dapat menjadi pelajaran bagi remaja untuk memahami gambaran keluarga ideal.

Dalam kesimpulannya, Alzena mengajak para orang dewasa yang ada di sekitar remaja untuk berperan aktif dalam membantu mereka mempersiapkan kehidupan keluarga.

“Kita sebagai orang dewasa harus mau merangkul mereka, memberikan contoh yang baik agar mereka bisa membentuk konsep keluarga yang sehat,” tutupnya, dikutip dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI