Pentingnya ASI Eksklusif Selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan Bayi, Ini Penjelasan Dokter

Riki Chandra

Selasa, 24 September 2024 | 06:15 WIB
Pentingnya ASI Eksklusif Selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan Bayi, Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi ASI Eksklusif. (Shutterstock)

Suara.com - Konsultan Laktasi dan Konselor MPASI, Dr. Nurmaulidia, menegaskan bahwa air susu ibu (ASI) eksklusif sangat penting selama 1.000 hari pertama kehidupan bayi. Menurutnya, ASI berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi.

"ASI eksklusif sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi selama 1.000 hari pertama," ujar Nurmaulidia, Senin (23/8/2024).

Menurutnya, ASI tidak hanya menyediakan nutrisi yang lengkap dan seimbang, tetapi juga mengandung komponen imunologis penting seperti antibodi, sel imun, dan protein yang khusus untuk melindungi bayi.

Dalam 1.000 hari pertama yang mencakup masa kehamilan dan dua tahun pertama kehidupan bayi, ASI memainkan peran kunci untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan pembentukan sistem kekebalan tubuh yang optimal. Hal ini sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan bayi secara keseluruhan.

Berdasarkan data dari WHO, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi dapat menurunkan risiko kematian bayi akibat infeksi hingga 13 persen.

Bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif lebih berisiko terkena infeksi saluran cerna sebesar 36 persen dan infeksi saluran napas bawah sebesar 28 persen.

Nurmaulidia menekankan pentingnya asupan nutrisi yang cukup bagi ibu menyusui agar dapat memproduksi ASI yang berkualitas dan dalam jumlah yang memadai. Produk alami pelancar ASI seperti daun katuk dan ikan gabus terbukti efektif dalam meningkatkan produksi ASI.

"Daun katuk dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin dan oksitosin yang penting untuk produksi ASI yang optimal. Sementara itu, ikan gabus berperan dalam meningkatkan kualitas ASI," jelasnya.

Kombinasi dari kedua bahan alami tersebut juga efektif dalam menurunkan stres, yang sering menjadi faktor penghambat produksi ASI pada ibu menyusui.

Salah satu produk yang dapat menjadi pilihan untuk mendukung ibu menyusui adalah Herba Asimor, yang menggabungkan bahan alami seperti daun katuk, daun torbangun, dan ikan gabus. Produk ini dikembangkan dengan teknologi AFT (Advanced Fractionation Technology), sehingga bahan-bahan tersebut mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI secara efektif. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekanan Sosial hingga Luka Menyusui: Tantangan di Balik Rendahnya Angka ASI Eksklusif

Tekanan Sosial hingga Luka Menyusui: Tantangan di Balik Rendahnya Angka ASI Eksklusif

Health | Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:55 WIB

Hak Ibu Menyusui dan Peran Support System untuk Tumbuh Kembang Optimal Anak

Hak Ibu Menyusui dan Peran Support System untuk Tumbuh Kembang Optimal Anak

Health | Minggu, 03 Agustus 2025 | 09:24 WIB

Menyusui: Hak Asasi yang Masih Terabaikan oleh Kebijakan Publik

Menyusui: Hak Asasi yang Masih Terabaikan oleh Kebijakan Publik

Your Say | Sabtu, 10 Mei 2025 | 09:32 WIB

Rahasia Menyusui Optimal: Bukan Jumlah ASI, tapi Stimulasi Gut-Brain Axis untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Rahasia Menyusui Optimal: Bukan Jumlah ASI, tapi Stimulasi Gut-Brain Axis untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Lifestyle | Rabu, 18 September 2024 | 18:55 WIB

Angin Segar UU KIA, Dukung Semua Ibu Menyusui Sukses Beri ASI Eksklusif 6 Bulan?

Angin Segar UU KIA, Dukung Semua Ibu Menyusui Sukses Beri ASI Eksklusif 6 Bulan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 14:48 WIB

Kepala BKKBN: UU KIA Angin Segar Bagi Pemberian ASI Ekslusif Untuk Anak

Kepala BKKBN: UU KIA Angin Segar Bagi Pemberian ASI Ekslusif Untuk Anak

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 13:41 WIB

Kesadaran Memberi ASI Ekslusif Masih Rendah di Indonesia, Dukungan dari Sesama Ibu Bisa Jadi Kunci Kesuksesan Menyusui

Kesadaran Memberi ASI Ekslusif Masih Rendah di Indonesia, Dukungan dari Sesama Ibu Bisa Jadi Kunci Kesuksesan Menyusui

Lifestyle | Senin, 10 Juni 2024 | 06:32 WIB

Kebut Target Penurunan Angka Stunting 2024, Kepala BKKBN Minta Ibu Kasih ASI Ekslusif pada Anak

Kebut Target Penurunan Angka Stunting 2024, Kepala BKKBN Minta Ibu Kasih ASI Ekslusif pada Anak

Health | Senin, 24 Oktober 2022 | 09:06 WIB

Agar Ibu Bekerja Tetap Bisa Beri ASI Eksklusif untuk Bayi, Manajemen Pumping Harus Maksimal

Agar Ibu Bekerja Tetap Bisa Beri ASI Eksklusif untuk Bayi, Manajemen Pumping Harus Maksimal

Lifestyle | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 20:57 WIB

Duh! Bayi Baru Lahir Disuapi Bubur Nasi Campur Pisang Agar Tak Sering Nangis, Membiru saat Dilarikan ke RS

Duh! Bayi Baru Lahir Disuapi Bubur Nasi Campur Pisang Agar Tak Sering Nangis, Membiru saat Dilarikan ke RS

News | Kamis, 22 September 2022 | 18:52 WIB

Terkini

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:50 WIB

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:32 WIB

×