Psikiater Bukan Bertugas Ngasih Kata-Kata Seperti yang Viral di X, Ini Bedanya dengan Psikolog

Farah Nabilla

Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:09 WIB
Psikiater Bukan Bertugas Ngasih Kata-Kata Seperti yang Viral di X, Ini Bedanya dengan Psikolog
Ilustrasi perbedaan psikiater dan psikolog. (Pixabay/wokandapix)

Suara.com - Psikolog dan psikiater memang sama-sama menangani kesehatan mental para pasien. Kendati demikian, keduanya adalah profesi yang berbeda dan punya tugas hingga penanganan yang berbeda terhadap masalah mental.

Publik melalui X tengah berdebat panas soal perbedaan psikolog dan psikiater.

Seorang warganet mengeluhkan tulisan viral yang turut mengajak para pengguna X lainnya untuk bercerita tentang nasihat dan kata-kata mutiara yang mereka dapatkan dari psikiater mereka.

Warganet tersebut sontak mengemukakan kegelisahannya lantaran psikiater punya tugas untuk memberikan obat bagi para penyandang gangguan kejiwaan.

"Psikiater bilang "Obatnya diminum setengah tablet 2xsehari, kita lihat lagi perkembangannya dua minggu lagi ya." Psikiater jobdescnya ngasih obat guys, bukan kasih kata-kata hari ini," keluh warganet tersebut.

Lantas, apa yang menjadi perbedaan paling dasar antara seorang psikiater dengan seorang psikolog?

Psikiater: Harus sekolah dokter dan boleh memberi resep obat

Pertama, perbedaan yang mencolok antara psikiater dan psikolog adalah pendidikan yang mereka tempuh.

Psikiater sejatinya adalah seorang dokter yang mengambil spesialisasi kejiwaan atau psikiatri.

baca juga

Mereka harus menempuh sekolah kedokteran seperti dokter spesialis lain, sebagaimana yang ditulis oleh ahli psikiatri, Carlene MacMillan, MD.

Studi yang ditempuh oleh psikiater terbilang relatif lebih panjang ketimbang seorang psikolog. Kendati demikian, studi yang panjang tersebut diganjar dengan kompetensi untuk memberikan penanganan medis terhadap pasien penyandang gangguan mental.

Psikiater punya wewenang untuk memberikan resep obat bagi pasiennya demi membantu kesembuhan mereka.

Psikiater juga berhak mengakses berbagai terapi medis kejiwaan seperti terapi cahaya atau terapi simulasi otak, seperti terapi kejang elektro atau simulasi magnetik transkranial.

Psikolog: Bertugas memberikan konseling dan mendalami kejiwaan pasien

Berbeda dengan psikiater, seorang psikolog tak memiliki latar belakang kedokteran.

Otomatis, mereka tak punya wewenang untuk memberikan tindakan medis yakni memberi resep obat.

Psikolog merupakan istilah payung bagi mereka yang mempelajari kejiwaan manusia, sebagaimana penjelasan Himpunan Psikologi Indonesia.

Ada berbagai macam psikolog, seperti psikolog akademis yang mendalami kejiwaan melalui penelitian. Selain itu, ada juga psikolog profesi yang menekuni profesi seorang psikolog dan memberikan konseling bagi mereka yang membutuhkan.

Seorang psikolog profesi terlebih dahulu menempuh studi profesi. Setelah mereka menamatkan perjalanan studi mereka, mereka diperbolehkan untuk membuka konseling.

Adapun dalam konseling tersebut, seorang psikolog mempelajari masalah yang dialami oleh pasiennya. Setelah melakukan pendalaman, para psikolog bisa melakukan tindak lanjut seperti menyarankan untuk terapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesehatan Mental di Asia Pasifik: Peran Komunitas dalam Mengatasi Depresi dan Kecemasan

Kesehatan Mental di Asia Pasifik: Peran Komunitas dalam Mengatasi Depresi dan Kecemasan

Health | Kamis, 27 Februari 2025 | 14:52 WIB

Sedih! Dokter Cerita: Istri Sakit Jantung, Suami Malah Bawa ke Psikiater

Sedih! Dokter Cerita: Istri Sakit Jantung, Suami Malah Bawa ke Psikiater

Health | Rabu, 26 Februari 2025 | 06:30 WIB

Cara Ajarkan Anak Puasa yang Menyenangkan, Ini Tips dari Psikolog

Cara Ajarkan Anak Puasa yang Menyenangkan, Ini Tips dari Psikolog

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2025 | 08:05 WIB

Negara Abai! Tekanan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial Picu Lonjakan Angka Bunuh Diri

Negara Abai! Tekanan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial Picu Lonjakan Angka Bunuh Diri

Liks | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:56 WIB

Tips Gunakan Paylater Agar Tetap Sehat Mental

Tips Gunakan Paylater Agar Tetap Sehat Mental

Lifestyle | Senin, 24 Februari 2025 | 13:23 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×