Kisah Mistis Pendaki Wanita yang Hilang dan Bertemu Sosok Gaib

Muhammad Yunus

Rabu, 23 April 2025 | 16:17 WIB
Kisah Mistis Pendaki Wanita yang Hilang dan Bertemu Sosok Gaib
Puluhan tim SAR gabungan mengevakuasi seorang perempuan bernama Eva yang hilang selama empat hari di gunung Abbo, Maros, Sulawesi Selatan [Suara.com/Istimewa]

Pada pagi harinya, Eva sempat meminta tolong untuk ditemani buang air besar. Ia lalu ditemani oleh salah satu pria yang ikut dalam rombongan pendakian tersebut.

Namun karena mengalami sembelit, Eva memilih untuk cerita-cerita di pinggir sungai. Ia menanyakan, kenapa pembahasan organisasinya harus di gunung Abbo?

Pria itu menjawab, dia juga hanya diajak oleh anggota lain. Ia diberitahu bahwa, jika ingin mendapatkan ilmu kuat silahkan ikut.

Sejak itu, Eva tak tenang. Ia merasa ada sesuatu hal tidak baik yang direncanakan oleh rombongan pendaki tersebut.

Eva lalu melihat ada seseorang lainnya menyelip ke batu besar di dekat sungai dan meletakkan sesuatu benda. Ia terus semakin curiga dan merasa ada yang mengawasinya.

"Saya sempat dengar sembunyi-sembunyi mereka bilang usahakan dia makan supaya nanti merasa tidak terlalu sakit. Saya tolak makanan itu," ujarnya.

Karena rasa ketakutan menghantuinya, ia beralasan hendak buang air kecil dan tidak perlu ditemani. Padahal Eva bermaksud untuk melarikan diri.

"Saya memilih kabur mengikuti aliran sungai. Ketika saya nyebrang sungai, air sampai di leher," katanya.

"Saya sembunyi di antara bebatuan. Saat itu saya hanya bawa dompet, jaket, headlamp, dan sedikit biskuit," kenangnya.

baca juga

Tapi seketika suasana berubah. Ia mendengar suara laki-laki memanggil namanya, hingga muncul cicak berwarna oranye-hitam di kakinya, tapi menghilang seketika.

Ia mendengar suara misterius lain berkata, "Saya sudah kirim semut untuk pancing dia keluar."

Tak lama, semut-semut hitam itu menggigit tangan dan kakinya. Panik dan merinding, Eva menahan diri untuk tidak bersuara. Ia merasa diawasi.

Ia kemudian memberanikan diri keluar dari tempat persembunyiannya dan mendaki lagi. Dan di tengah perjalanan, ia kembali mendengar suara pria.

Perjalanan Eva menjadi seperti labirin antara dunia nyata dan dunia lain. Ia mendengar langkah kaki, seretan besi, melihat bayangan hitam, hingga suara-suara asing yang seolah tahu keberadaannya.

"Saya sempat merasa masuk ke rumah nenek, padahal saya di hutan. Saya yakin saya lagi berhalusinasi karena capek, tapi rasanya terlalu nyata," ujar Eva.

Di tengah kegelapan itu, Eva menemukan bebatuan yang bisa ditempati bersandar. Ia memilih beristrahat dan tidur sebentar.

Namun tiba-tiba terbangun dan merasa dirinya sangat ringan. Saat diperiksa, jaket yang sedang digunakan dan headlampnya di kepala hilang.

"Badan saya nyut-nyutan. Saya periksa tubuh, sudah ada luka yang darahnya kering di belakang. Kepala saya juga penuh gumpalan darah tapi jilbab saya tidak sobek," kata Eva.

Dalam mimpi anehnya, ia bertemu sosok berjilbab yang mengaku sebagai dokter di 'rumah sakit khusus'.

Sosok itu berkata, "Bos saya tidak mau kamu pergi."

Eva kembali melihat ada bayangan yang berjalan meninggalkannya. Sosok hitam itu sempat berdiri di bibir goa.

"Tiba-tiba saya melihat mata merah kayak jalan. Saya lempar batu, saya mau pastikan ini manusia, makhluk halus atau hewan. Tapi saya pastikan itu mahkluk halus," ungkapnya.

Saat itu, ia sudah dinyatakan hilang hari ketiga. Suara-suara kembali datang, memanggil namanya. Tapi Eva tak berani menyahut.

Dalam persembunyiannya, Eva sempat mendengar suara samar. "Nanti kalau selamat langsung ke Bulukumba ya".

Eva merasa dibopong keluar sama dokter itu. Namun kondisi itu semuanya terasa aneh karena ia seolah dibawa ke rumah neneknya.

"Saya melihat ada wujud nenek saya. Saya ditawari makan, disitu banyak sekali makanan ada gulai ayam, ikan bakar, banyak banget. Tapi saya bilang, saya tidak lapar," ujarnya.

Seketika Eva sadar ternyata ia terbuai mimpi. Jiwa dan raganya masih ada di hutan, di dalam gua.

Namun, ia terheran-heran karena kali ini berada di gua yang berbeda dengan sebelumnya. Padahal ia merasa tak pernah berpindah.

Saat terbangun kembali, Eva melihat dengan samar sejumlah orang berbaju orens. Ia sadar akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim SAR.

Seperti diketahui, Eva dilaporkan hilang saat mendaki dengan teman-temannya di Gunung Abbo, pada Minggu, 6 Juni 2021.

Keluarga bahkan sempat membuat ritual khusus untuk mempermudah pencarian. Warga sekitar percaya bahwa sungai tempat Eva hilang adalah tempat mistis.

Beberapa jam setelah melakukan ritual, tim SAR menemukan jaket korban. Jaket ini jadi petunjuk untuk menemukan jejak Eva.

Yang tersisa kini hanyalah luka fisik dan ingatan yang membekas kuat tentang sesuatu yang tak bisa dijelaskan logika.

Apakah Eva tersesat atau ‘disesatkan’? Gunung Abbo, yang dikenal angker oleh warga sekitar itu sempat jadi sorotan. Bahkan diangkat menjadi sebuah film oleh sutradara Dedy Mercy pada tahun 2025.

Dan kisah Eva menambah panjang daftar misteri yang belum terjawab dari gunung yang dipercaya menyimpan "penghuni lain" itu.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Mbok Yem, 'Penjaga' Gunung Lawu dan Warungnya yang Legendaris

Sosok Mbok Yem, 'Penjaga' Gunung Lawu dan Warungnya yang Legendaris

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 16:11 WIB

Viral Pria Berbaju Timnas Indonesia Injak Situs Artefak Batu Kenteng Songo di Puncak Merbabu

Viral Pria Berbaju Timnas Indonesia Injak Situs Artefak Batu Kenteng Songo di Puncak Merbabu

Bola | Sabtu, 19 April 2025 | 10:53 WIB

Kisah Cinta Terlarang Membuka Pintu bagi Ekowisata Gunung Tangkuban Perahu

Kisah Cinta Terlarang Membuka Pintu bagi Ekowisata Gunung Tangkuban Perahu

Your Say | Rabu, 09 April 2025 | 16:01 WIB

Terkini

Kena Barikade Aparat, Taktik Berpencar Sukses Bawa Mahasiswa Tembus Bundaran HI

Kena Barikade Aparat, Taktik Berpencar Sukses Bawa Mahasiswa Tembus Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Geger di Kupang Teba! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit: Tubuh Terikat Tambang, Kepala Penuh Luka

Geger di Kupang Teba! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit: Tubuh Terikat Tambang, Kepala Penuh Luka

Lampung | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Indonesia Punya Banyak Tambang Emas, Harus Diolah di Dalam Negeri

Indonesia Punya Banyak Tambang Emas, Harus Diolah di Dalam Negeri

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bobotoh Catat! Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory

Bobotoh Catat! Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Lewat Qlola Mobile, BRI Perluas Akses Pengelolaan Keuangan Perusahaan Secara Digital

Lewat Qlola Mobile, BRI Perluas Akses Pengelolaan Keuangan Perusahaan Secara Digital

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Kemendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Pengawasan Program MBG

Kemendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Pengawasan Program MBG

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Spanduk Raksasa Karhutla Mahasiswa di Dukuh Atas: Hutan Bukan Milik Oligarki

Spanduk Raksasa Karhutla Mahasiswa di Dukuh Atas: Hutan Bukan Milik Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:56 WIB

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Amnesty Desak Polisi Cabut Larangan Demo di Bundaran HI: Biarkan Warga Bersuara

Amnesty Desak Polisi Cabut Larangan Demo di Bundaran HI: Biarkan Warga Bersuara

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:55 WIB

BGN Bantah 400 Siswa Keracunan MBG di Dramaga Bogor: yang Benar 40

BGN Bantah 400 Siswa Keracunan MBG di Dramaga Bogor: yang Benar 40

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:54 WIB

×