Cara Bikin Konten Outdoor Tetap Jalan Meski Tanpa Listrik, Ini Tips dari Kreator

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Senin, 05 Mei 2025 | 11:55 WIB
Cara Bikin Konten Outdoor Tetap Jalan Meski Tanpa Listrik, Ini Tips dari Kreator
Konten Kreator Outdoor, Afgan Fahri Handoko di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/4/2025) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Zaman serba media sosial rasanya aneh kalau traveling tidak membuat konten, termasuk saat lakukan wisata outdoor. Tapi ternyata membuat konten outdoor perlu ada persiapan khusus agar maksimal, apa saja ya?

Konten kreator outdoor, Afgan Fazri Handoko yang terkenal kerap membuat konten solo camping dan belakangan bergeser ke arah konten campervan mengungkap sederet persiapan membuat konten traveling, khususnya di daerah yang belum terjamah listrik.

Afgan mengatakan sebagai konten kreator outdoor pemula menurutnya tidak ada banyak persiapan, bahkan bermodalkan ponsel alias smartphone saja dinilai sudah cukup. Tapi ia juga mengingatkan pentingnya memastikan kualitas suara agar tetap baik.

“Kalau untuk pemula sih sebenarnya nggak banyak ya. Cukup HP aja, smartphone udah cukup. Terus mic yang memadai biar suaranya enak. Terus ya baterainya pastikan cukup,” ujar Afgan dalam acara peluncuran EcoFlow seri RIVER 3 dan DELTA 3 di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/4/2025).

Menurut Afgan, khusus untuk baterai device seperti handphone dan kamera pastikan sudah terisi penuh, dan ada baiknya menggunakan baterai cadangan. Cara ini harus dilakukan, terlebih jika ingin merekam konten hiking yang tidak memungkinkan bawa catu daya tak terputus alias UPS.

Konten Kreator Outdoor, Afgan Fahri Handoko di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/4/2025) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Konten Kreator Outdoor, Afgan Fahri Handoko di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/4/2025) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

“Ya kalau misalnya baterai-baterai. Kalau misalnya aku hiking itu kan nggak bisa bawa power station. Tapi aku pasti cas-in semua dulu di rumah,” ungkap Afgan.

Tidak hanya dari sisi persiapan isi daya atau baterai device, Afgan menambahkan pentingnya membawa memory card atau penyimpanan konten yang cukup apalagi jika isi konten dipenuhi stok shoot sehingga sulit memindahkannya ke laptop atau device lain.

“Kalau handphone cukup satu aja. Kalau kamera cukup satu. Tapi yang dibanyakin tuh baterai sama storage-nya, memory card-nya,” jelas lelaki yang juga dikenal dengan akun Instagram @pindahberkala.vanlife ini.

Menariknya, karena Afgan sudah mulai fokus pada konten campervan, lelaki yang sudah membuat konten sejak 2018 sudah tidak membutuhkan powerbank. Ini karena di campervan miliknya sudah dilengkapi UPS yang membuat urusan pembuatan kontennya lebih mudah.

baca juga

“Kalau sekarang udah pakai campervan itu lebih mudah semuanya. Jadi aku bisa bawa power station, nge-charge-nge-charge apa-apa semuanya udah bisa di mobil. Jadi aman banget untuk perjalanan selama apa pun,” ungkap Afgan.

Tak main-main, Afgan selalu sedia membawa UPS seperti keluaran EcoFlow sehingga tidak perlu repot mencari sumber listrik untuk charge handphone, kamera hingga device lain untuk pembuatan konten. Menariknya, catu daya ini hanya perlu waktu isi ulang 3 hingga 5 jam untuk terisi penuh.

“Jadi biasanya cuma cari sumber listrik untuk isi daya UPS sampai full dan itu cepat penuhnya, jadi udah aman banget, bisa diisi di warung atau tempat kopi, tapi tetap minta izin dan beli di tempat tersebut,” papar Afgan.

Di sisi lain, Development EcoFlow Indonesia, Ahmad Fasri membenarkan pengguna UPS seri RIVER dan DELTA ini cenderung jadi andalan orang dengan gaya hidup nomaden seperti Afgan. Termasuk juga untuk orang dengan profesi yang berada di luar ruangan.

Apalagi, kata Ahmad, UPS ini bisa digunakan untuk nyaris semua alat rumah tangga, dari mulai komputer, laptop, ponsel pintar, kipas angin, dan banyak lagi. Sehingga alat yang pernah digunakan di pedalaman Papua karena cenderung sering alami pemadaman listrik bisa digunakan sebagai energi cadangan.

Termasuk mencegah komputer atau alat kantor yang sensitif terhadap listrik mati tiba-tiba karena adanya pemadaman yang masih kerap terjadi di Indonesia. Menariknya, energi di dalamnya mampu charger 2 kali full laptop dan 24 kali full handphone rerata di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konten Edukasi di TikTok Kian Populer, Kreator Ungkap Tantangan di Balik Layar

Konten Edukasi di TikTok Kian Populer, Kreator Ungkap Tantangan di Balik Layar

Lifestyle | Jum'at, 02 Mei 2025 | 08:56 WIB

Brand Fashion Outdoor Arc'teryx Tegaskan Produk di Indonesia Tak Resmi, Konsumen Diminta Hati-hati

Brand Fashion Outdoor Arc'teryx Tegaskan Produk di Indonesia Tak Resmi, Konsumen Diminta Hati-hati

Lifestyle | Jum'at, 02 Mei 2025 | 06:12 WIB

Andovi da Lopez Bereaksi Sarkas terkait Konten YouTube Wapres Gibran Banjir Dislike dan Dibully

Andovi da Lopez Bereaksi Sarkas terkait Konten YouTube Wapres Gibran Banjir Dislike dan Dibully

Video | Kamis, 01 Mei 2025 | 13:44 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×