Seberapa Menjanjikan Green Jobs Bagi Zilenial, dan Bagaimana Tips Memulainya?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 21 Mei 2025 | 15:06 WIB
Seberapa Menjanjikan Green Jobs Bagi Zilenial, dan Bagaimana Tips Memulainya?
Pekerja berjalan sepulang bekerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (14/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Gaji dan jabatan bukan lagi satu-satunya tujuan dalam berkarier bagi generasi Z dan milenial. Kelompok yang kerap disebut Zilenial ini mulai memprioritaskan nilai-nilai keberlanjutan, dampak sosial, dan keselarasan etika dalam memilih pekerjaan.

Survei global Deloitte tahun 2024 menunjukkan bahwa 86 persen Gen Z dan 89 persen milenial menilai pentingnya memiliki sense of purpose dalam bekerja.

Sebanyak 50 persen Gen Z dan 43 persen milenial bahkan mengaku pernah menolak proyek atau pekerjaan yang tidak sesuai dengan nilai pribadi mereka, termasuk yang berkaitan dengan isu lingkungan dan inklusi.

Hasil serupa muncul dalam survei yang dilakukan oleh Suara Mahasiswa Universitas Indonesia (Suma UI) dan Yayasan Indonesia Cerah terhadap 715 mahasiswa.

Sebanyak 98 persen responden menyatakan bahwa green jobs, pekerjaan yang mendukung pelestarian lingkungan, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Sebagian besar responden percaya bahwa green jobs adalah peluang karier yang menarik,” ujar Dian dari Yayasan Indonesia Cerah dalam keterangannya beberapa waktu lalu. 

Manajer Kebijakan dan Advokasi Koaksi Indonesia, Azis Kurniawan, menyebut bahwa green jobs berperan penting dalam pemulihan lingkungan, sesuai laporan International Renewable Energy Agency (IRENA) mengenai transisi energi.

Menurutnya, pembatasan suhu bumi hingga 1,5°C diperkirakan menciptakan dua juta green jobs pada 2030 dan meningkat menjadi 2,5 juta pada 2050.

Data dari International Labour Organization (ILO) tahun 2013 menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 3,98 juta green jobs, dengan sektor pertanian menyumbang lebih dari 60 persen. Proyeksi Bappenas tahun 2021 juga memperkirakan tambahan 1,8 juta green jobs pada 2045 dalam skenario ekonomi hijau.

baca juga

Azis juga mengungkapkan bahwa sektor energi terbarukan berpotensi menciptakan jauh lebih banyak lapangan kerja dibandingkan sektor energi fosil.

Dalam publikasi Koaksi Indonesia tahun 2021, disebutkan bahwa peningkatan kapasitas energi terbarukan sebesar 70 megawatt pada 2030 akan menciptakan sekitar 432 ribu lapangan kerja untuk tenaga teknik. Jumlah ini diproyeksikan meningkat menjadi 1,1 juta pada 2040 dan 1,12 juta pada 2050.

Ilustrasi lingkungan kerja (Pexels/fauxels)
Ilustrasi lingkungan kerja (Pexels/fauxels)

“Energi terbarukan menciptakan 8 sampai 10 kali lebih banyak tenaga kerja dibandingkan energi fosil dengan investasi yang sama,” kata Azis.

Sementara itu, Senior Project Development Manager Akuo Energy, Dallih Warviyan, menyoroti kesenjangan antara pertumbuhan kebutuhan tenaga kerja hijau dan ketersediaan keahlian hijau (green skills). Merujuk pada LinkedIn Global Green Skills Report 2022, ia menyebut bahwa antara 2016 hingga 2021, green jobs tumbuh 8 persen, sedangkan peningkatan green skills hanya 6 persen.

“Ini menjadi tantangan besar bagi industri untuk menemukan talenta yang sesuai,” ujar Dallih.

Dallih menambahkan bahwa saat pandemi, green jobs terbukti lebih tahan terhadap guncangan dibanding pekerjaan konvensional. Ia juga mengungkapkan bahwa pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat saat ini di antaranya sustainability manager, wind turbine engineer, dan solar energy specialist.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Potret Mayang Lucyana Manggung Pakai Gaun Pengantin, Bikin Pangling!

8 Potret Mayang Lucyana Manggung Pakai Gaun Pengantin, Bikin Pangling!

Entertainment | Rabu, 21 Mei 2025 | 15:03 WIB

Biaya Admin Bulanan Simpedes BRI, Simpanan Ringan dengan Undian Berhadiah

Biaya Admin Bulanan Simpedes BRI, Simpanan Ringan dengan Undian Berhadiah

Bri | Rabu, 21 Mei 2025 | 14:59 WIB

Kumpulan Kode Redeem FF Hari Ini 21 Mei 2025: Temukan Skin Unik dan Sejumlah Diamond

Kumpulan Kode Redeem FF Hari Ini 21 Mei 2025: Temukan Skin Unik dan Sejumlah Diamond

Tekno | Rabu, 21 Mei 2025 | 15:03 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×