5 Strategi Jenius Kelola Keuangan saat Terkena PHK

Restu Fadilah

Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:05 WIB
5 Strategi Jenius Kelola Keuangan saat Terkena PHK
Ilustrasi mengelola keuangan (Pexels/Karolina Grabowska)

Suara.com - Dalam beberapa bulan terakhir, Indonesia dilanda gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang semakin besar. Dari industri tekstil hingga teknologi, ribuan pekerja kehilangan pekerjaan mereka dalam waktu singkat.

Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebut, jumlah korban PHK mencapai 26.455 orang hingga per 20 Mei 2025. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 5.000 orang dibanding Januari-Mei 2024.

PHK adalah salah satu situasi yang paling menantang dalam hidup. Ketika sumber penghasilan utama terhenti, perencanaan keuangan yang matang menjadi kunci untuk bertahan. Certified Financial Planner dan Consultant OneShildt, Budi Raharjo memberikan strategi jenius yang bisa dilakukan agar tetap stabil secara finansial saat menghadapi PHK.

1. Rekap Aset dan Kewajiban

Langkah pertama adalah mencatat semua aset dan kewajiban yang dimiliki. Ini termasuk tabungan di bank, investasi (emas, saham, reksadana), barang berharga (tanah, kendaraan, perhiasan) hingga dana darurat yang tersedia. Selanjutnya, mengidentifikasi mana aset yang liquid (mudah dicairkan), seperti tabungan atau emas, dan mana yang tidak, seperti properti.

"Jadi catat semuanya, utang juga dicatat. Karena dengan mengetahui posisi keuangan secara utuh akan membantu menyusun strategi bertahan," tutur Budi dalam Kelas Finansial Media bertajuk “Cara Jenius Menghadapi Situasi Ekonomi Saat Ini” yang digelar pada Jumat, (18/7/2025).

2. Memaksimalkan Sumber Dana yang Ada

Selain pesangon, ada beberapa sumber dana lain yang bisa dimanfaatkan:

  • Jaminan Hari Tua (JHT): Meski idealnya dicairkan saat pensiun, JHT bisa dicairkan lebih awal jika sudah 3 bulan tidak bekerja.
  • Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP): Program baru dari pemerintah ini memberikan santunan bulanan hingga 6 bulan setelah PHK. Penting untuk segera mengurus pencairan JKP begitu menerima surat PHK, karena jika lewat 3 bulan akan kadaluarsa.
  • Dana darurat: Gunakan dana darurat hanya untuk kebutuhan esensial.

"Jadi teman-teman silahkan baca dan pelajari manfaat Jamsostek itu banyak yang bagus-bagus hanya kurang sosialisasi saja," imbaunya.

baca juga

3. Buat Anggaran Survival Mode

Saat kondisi keuangan terguncang, ubahlah pola pengeluaran ke mode bertahan hidup (survival mode) seperti memangkas semua pengeluaran non-esensial, menunda kesenangan seperti traveling, belanja barang tersier, atau makan di restoran mahal. Tak kalah penting adalah mendiskusikan dengan pasangan jika sudah berkeluarga, untuk bersama-sama menurunkan gaya hidup hingga situasi stabil kembali. Tujuannya adalah agar dana yang ada cukup untuk bertahan selama mungkin sampai ada penghasilan baru.

4. Fokus pada Upaya Mencari Penghasilan Baru

Setelah kondisi keuangan dipetakan, langkah berikutnya adalah mencari cara agar penghasilan kembali mengalir. Manfaatkan program pelatihan gratis dari JKP untuk meningkatkan skill atau bahkan beralih profesi. Misalnya, mengikuti kursus menjahit, desain grafis, atau keterampilan lain yang relevan.

Jika ingin memulai usaha kecil-kecilan, lakukan dengan bijak, jangan langsung menginvestasikan seluruh tabungan, mulai dengan modal kecil untuk menguji reaksi pasar, hitung Return on Investment (ROI) dan berapa lama waktu balik modal. Hindari ekspektasi keuntungan besar dalam waktu singkat, fokuslah pada peluang yang memberi pemasukan stabil meskipun kecil.

"Jangan put all of your savings. Misal ada peluang bagus, taruh semuanya di situ karena itu akan dapat sekian, sekian, sekian. Bisnis itu kalau baru dimulai, keluar uangnya pasti, dapat income-nya belum pasti," jelasnya.

Kelas Finansial Media bertajuk “Cara Jenius Menghadapi Situasi Ekonomi Saat Ini”. (Dok: Suara.com)
Kelas Finansial Media bertajuk “Cara Jenius Menghadapi Situasi Ekonomi Saat Ini”. (Dok: Suara.com)

5. Tetap Tenang dan Waspada

Panik adalah reaksi wajar saat terkena PHK. Namun, menurut Budi Raharjo, rasa panik itu harus dibatasi. “Boleh panik, tapi sebentar saja. Setelah itu, tenang dan waspada,” ujarnya.

Tenang akan membantu Anda berpikir jernih untuk mengambil keputusan yang tepat. Ingat, PHK bukanlah akhir dari segalanya. Dengan perencanaan yang baik dan sikap proaktif, masa transisi ini bisa dilalui dengan lebih kuat.

Dalam kesempatan yang sama, Digital Banking Product & Innovation Head SMBC Indonesia, Febri Rusli mengatakan, kemampuan dalam memahami situasi dan diri termasuk mengatur keuangan menjadi salah satu kunci penting agar masyarakat dapat menghadapi berbagai perubahan yang akan terjadi.

Oleh karena itu, Jenius terus mengembangkan fitur-fitur inovatif untuk membantu Teman Jenius mengelola keuangan secara menyeluruh sesuai kebutuhan masing-masing. Beberapa diantaranya, Money Tory, buku harian keuangan untuk memantau pemasukan dan pengeluaran dan membantu mengatur cash flow lebih simpel dari aplikasi Jenius.

"Kemudian ada juga Cash Cow, tabungan khusus untuk menabung cashback dari promo, dengan bunga 9% p.a., Bayar & Nabung, fitur yang membantu Teman Jenius untuk menabung di Cash Cow setiap kali melakukan transaksi pembayaran menggunakan QRIS dan bayar tagihan," tutupnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Merosot, Jaguar Land Rover PHK 500 Karyawan

Penjualan Merosot, Jaguar Land Rover PHK 500 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 08:22 WIB

Viral Massa Protes saat Paripurna DPRD Sumut, Suarakan Keadilan untuk Buruh Korban PHK

Viral Massa Protes saat Paripurna DPRD Sumut, Suarakan Keadilan untuk Buruh Korban PHK

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:50 WIB

Aplikasi ShopeePay Hadir sebagai Dompet Serba Bisa untuk Kebutuhan Finansial Harian

Aplikasi ShopeePay Hadir sebagai Dompet Serba Bisa untuk Kebutuhan Finansial Harian

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:00 WIB

Booking.com PHK Ratusan Karyawan

Booking.com PHK Ratusan Karyawan

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:42 WIB

Smelter Nikel Huadi di Sulsel Stop Operasi, Perusahaan Lakukan PHK Massal

Smelter Nikel Huadi di Sulsel Stop Operasi, Perusahaan Lakukan PHK Massal

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:06 WIB

Mengapa Gen Z Susah Kaya? Ini Bukan Sekadar Soal Malas atau Boros!

Mengapa Gen Z Susah Kaya? Ini Bukan Sekadar Soal Malas atau Boros!

Your Say | Selasa, 15 Juli 2025 | 12:24 WIB

Terkini

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 05:40 WIB

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

×