Apa itu Fatty Liver yang Diderita Indra Bekti? Ini Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatannya

Ruth Meliana

Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:45 WIB
Apa itu Fatty Liver yang Diderita Indra Bekti? Ini Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatannya
Indra Bekti (instagram.com/indrabekti)
  • Rasa tidak nyaman atau nyeri di perut kanan atas
  • Cepat lelah atau merasa lemas tanpa sebab jelas
  • Penurunan berat badan tanpa disengaja
  • Nafsu makan menurun
  • Gangguan pencernaan atau mual
  • Kulit dan bagian putih mata menguning (jika sudah parah)
  • Perubahan warna kulit seperti kehitaman di area leher atau ketiak (acanthosis nigricans)
  • Gatal-gatal pada kulit dan mudah memar

Pada banyak kasus, gejala-gejala ini baru muncul ketika fatty liver sudah berkembang menjadi peradangan atau sirosis, sehingga penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Penyebab Fatty Liver

ilustrasi fatty liver (freepik)
ilustrasi fatty liver (freepik)

Fatty liver terjadi ketika tubuh tidak mampu memproses dan menyimpan lemak dengan efisien, sehingga lemak menumpuk di hati. Penumpukan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor metabolik dan gaya hidup.

Beberapa penyebab umum fatty liver antara lain:

  • Kelebihan berat badan atau obesitas, terutama lemak di sekitar perut
  • Resistensi insulin yang menyebabkan penumpukan lemak di hati
  • Konsumsi gula dan karbohidrat sederhana secara berlebihan, terutama dari minuman manis dan makanan olahan
  • Kurangnya aktivitas fisik sehingga metabolisme tubuh menjadi lambat
  • Kolesterol dan trigliserida tinggi dalam darah
  • Pola makan tinggi lemak jenuh dan rendah serat
  • Stres kronis, yang memengaruhi hormon dan metabolisme tubuh

Pada kasus tertentu, fatty liver juga bisa disebabkan oleh pengobatan tertentu, gangguan metabolik genetik, atau kekurangan nutrisi penting seperti kolin.

Kelompok yang Berisiko terkena Fatty Liver

ilustrasi fatty liver (freepik/brgfx)
ilustrasi fatty liver (freepik/brgfx)

Tidak semua orang berisiko sama terhadap fatty liver. Beberapa kelompok memiliki kecenderungan lebih tinggi terkena penyakit ini karena faktor metabolik maupun gaya hidup.

Faktor risiko utama fatty liver meliputi:

  1. Obesitas atau kelebihan berat badan, terutama dengan lingkar pinggang besar
  2. Diabetes tipe 2 atau pradiabetes
  3. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  4. Kolesterol total dan LDL tinggi, serta HDL rendah
  5. Sindrom metabolik (gabungan dari beberapa faktor di atas)
  6. Riwayat keluarga dengan penyakit hati atau gangguan metabolik
  7. Usia di atas 40 tahun, meskipun kini kasus pada usia muda semakin meningkat
  8. Gaya hidup sedentari, atau kurang gerak
  9. Pola makan tinggi kalori, gula, dan lemak tidak sehat
  10. Kebiasaan mengonsumsi alkohol, meski dalam kasus MASLD alkohol bukan penyebab utama

Memahami faktor risiko ini bisa membantu seseorang untuk lebih waspada dan mengambil langkah preventif sejak dini.

baca juga

Cara Mencegah Fatty Liver

ilustrasi fatty liver (freepik)
ilustrasi fatty liver (freepik)

Fatty liver bisa dicegah dan bahkan dibalikkan jika ditangani sejak awal. Kunci utamanya adalah memperbaiki gaya hidup secara menyeluruh, terutama pola makan dan aktivitas fisik.

Berikut beberapa cara efektif mencegah fatty liver:

  • Menurunkan berat badan secara bertahap, idealnya 5–10 persen dari berat awal
  • Mengatur pola makan seimbang, tinggi serat, rendah gula, lemak jenuh, dan olahan
  • Menghindari konsumsi minuman manis seperti soda, jus kemasan, atau teh kemasan
  • Rutin berolahraga, minimal 150 menit per minggu (jalan kaki cepat, bersepeda, berenang, dan sebagainya)
  • Mengelola stres dengan baik, karena stres kronis memengaruhi metabolisme tubuh
  • Tidur cukup dan berkualitas, setidaknya 7 jam per malam
  • Membatasi konsumsi alkohol, meskipun tidak menjadi penyebab utama, tetap bisa memperparah kondisi hati
  • Rutin cek kesehatan, terutama jika memiliki faktor risiko seperti diabetes atau kolesterol tinggi

Dengan perubahan gaya hidup yang konsisten, banyak penderita fatty liver yang mengalami perbaikan fungsi hati bahkan tanpa perlu pengobatan obat-obatan khusus.

Kasus Indra Bekti terkena fatty liver menjadi pengingat bahwa penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa gejala awal yang jelas. Dengan deteksi dini dan perubahan gaya hidup, fatty liver bisa dicegah dan dikendalikan secara efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indra Bekti Terkena Fatty Liver, Turun 12 Kilogram Gara-Gara Diet Ketat

Indra Bekti Terkena Fatty Liver, Turun 12 Kilogram Gara-Gara Diet Ketat

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Indra Bekti Bakal Tinggal di Australia, Ingin Jadi Tukang Cuci Piring

Indra Bekti Bakal Tinggal di Australia, Ingin Jadi Tukang Cuci Piring

Entertainment | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:52 WIB

Indra Bekti Mualaf? Artis yang Kariernya Redup dan Sempat Digugat Cerai Gegara Beda Keyakinan

Indra Bekti Mualaf? Artis yang Kariernya Redup dan Sempat Digugat Cerai Gegara Beda Keyakinan

Entertainment | Kamis, 15 Mei 2025 | 15:58 WIB

Cerita Indra Bekti Dijuteki Artis Baru, Hanya Diberi Jempol Saat Menawari Makan

Cerita Indra Bekti Dijuteki Artis Baru, Hanya Diberi Jempol Saat Menawari Makan

Entertainment | Kamis, 15 Mei 2025 | 12:07 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×