Belajar dari Kasus Timothy Unud, Begini Cara Mencegah Anak Jadi Pelaku Bullying

Yasinta Rahmawati

Minggu, 19 Oktober 2025 | 20:30 WIB
Belajar dari Kasus Timothy Unud, Begini Cara Mencegah Anak Jadi Pelaku Bullying
Ilustrasi orangtua dan anak (Pexels/Rodnae Productions)

Kasus Timothy menjadi pengingat bahwa perundungan bukan hanya persoalan sekolah atau kampus, tetapi juga mencerminkan pola pendidikan di rumah. Anak-anak tidak tiba-tiba menjadi pelaku bully.

Mereka belajar dari lingkungan, cara orang dewasa bersikap, hingga bagaimana keluarga mengajarkan empati.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah anak tumbuh menjadi pelaku bullying.

1. Ajarkan Empati Sejak Dini

Anak yang memiliki empati tinggi cenderung lebih peka terhadap perasaan orang lain. Orang tua bisa melatih empati dengan mengajak anak berdiskusi tentang bagaimana perasaan orang lain ketika disakiti atau diejek.

Misalnya, “Bagaimana kalau kamu yang diperlakukan seperti itu?” Melatih empati juga bisa dilakukan lewat membaca cerita, menonton film bersama, atau kegiatan sosial yang mengasah kepedulian anak pada sesama.

2. Tanamkan Sikap Menghargai Perbedaan

Ajarkan anak untuk menghargai setiap orang, bahkan yang berbeda pandangan, suku, agama, atau penampilan. Jelaskan bahwa perbedaan adalah hal wajar dalam masyarakat, dan tidak boleh dijadikan bahan ejekan.

Sikap menghargai ini bisa dilatih dari hal sederhana, seperti tidak menertawakan teman yang berbicara dengan logat berbeda atau berpakaian tidak seperti kebanyakan.

baca juga

3. Jangan Abaikan Perilaku Kasar di Rumah

Pertengkaran antara saudara kandung memang wajar, tetapi jika sudah disertai hinaan atau kekerasan fisik, orang tua harus segera menegur dan memberi pemahaman. Bila dibiarkan, anak bisa menganggap perilaku kasar itu normal dan terbawa ke lingkungan sekolah atau sosialnya.

4. Kenali Lingkungan Pertemanan Anak

Luangkan waktu untuk mengenal teman-teman anak. Orang tua bisa mengundang mereka ke rumah atau sekadar berbincang santai.

Dengan begitu, Anda bisa melihat bagaimana dinamika sosial di antara mereka. Jika ada tanda-tanda anak ikut dalam lingkaran perundungan, segera bimbing dengan lembut dan tanpa menghakimi.

5. Jelaskan Apa Itu Bullying

Anak perlu tahu bahwa bullying bukan sekadar bercanda. Jelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, misalnya, “Bullying itu saat seseorang sengaja membuat orang lain merasa sedih, malu, atau takut.”

Berikan contoh nyata, termasuk jelaskan pula bahwa perundungan di media sosial atau cyberbullying sama berbahayanya dengan kekerasan fisik. Dengan pemahaman tertentu, kita bisa mencegah anak jadi pembully. 

Demikian itu informasi cara mencegah anak jadi pembully. Kasus Timothy UNUD adalah tragedi yang menyentuh hati banyak orang. Namun di balik peristiwa ini semua orang dapat belajar untuk mencegah anak jadi pembully, tidak hanya mengajarkannya cara beradaptasi di lingkungan baru. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Timothy Anugerah, Mahasiswa Unud yang Meninggal Dunia dan Kisahnya Jadi Korban Bullying

Sosok Timothy Anugerah, Mahasiswa Unud yang Meninggal Dunia dan Kisahnya Jadi Korban Bullying

Lifestyle | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 15:24 WIB

Ungkit Empati Mahasiswa Unud Bully Kematian Timothy, Prof Zubair Djoerban: Mereka Sudah Mati Rasa?

Ungkit Empati Mahasiswa Unud Bully Kematian Timothy, Prof Zubair Djoerban: Mereka Sudah Mati Rasa?

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:17 WIB

HIMASOS Unud Desak Sanksi Tegas untuk Mahasiswa yang Berkomentar Keji Pada Almarhum Timothy

HIMASOS Unud Desak Sanksi Tegas untuk Mahasiswa yang Berkomentar Keji Pada Almarhum Timothy

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:10 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×