Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!

Agatha Vidya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 11 Januari 2026 | 12:24 WIB
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
Aurelie Moeremans [instagram]
baca 10 detik
  • Aktris Aurelie Moeremans mengaku pernah menjadi korban Child Grooming saat remaja.

  • Kenali ciri Child Grooming seperti perubahan perilaku drastis dan hadiah mencurigakan.

  • Orang tua wajib membangun komunikasi terbuka guna mencegah manipulasi predator anak.

Suara.com - Istilah child grooming mendadak jadi perbincangan, setelah aktris Aurelie Moeremans melalui bukunya "Broken Strings" mengaku pernah menjadi korban grooming di usia 15 tahun.

Sebagai informasi, child grooming adalah kondisi di mana seorang anak dalam manipulasi atau kontrol orang yang lebih dewasa darinya.

Teknik ini sering kali digunakan predator untuk mengeksploitasi atau melalkukan pelecehan seksual pada anak.

Bahkan, tindakan ini bisa dialami anak secara langsung maupun online ketika menjalin hubungan dengan orang yang lebih dewasa.

Karena dampaknya yang begitu besar pada masa depan anak, orang tua perlu mengenali ciri-ciri anak menjadi korban child grooming.

Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

Tanda-tanda Anak Jadi Korban Grooming

Berikut ini, tanda-tanda yang biasa terlihat pada anak-anak korban manipulasi atau kontrol dari orang dewasa.

1. Perubahan Perilaku yang Drastis

Salah satu tanda paling nyata adalah perubahan sikap anak secara tiba-tiba. Anak yang biasanya terbuka mungkin berubah menjadi berikut ini.

baca juga
  • Tertutup dan Menarik Diri: Anak sering mengurung diri dan menjauh dari keluarga serta teman sebaya.
  • Perilaku Regresif: Menunjukkan perilaku yang tidak sesuai usianya, misalnya kembali mengompol padahal sudah remaja.
  • Mood Swings: Sering terlihat murung, cemas, mudah marah, atau merasa gelisah tanpa alasan yang jelas.

2. Hubungan Mencurigakan dengan Orang Dewasa

Pelaku grooming biasanya akan memposisikan diri sebagai sahabat terbaik anak. Karena itu, Anda sebagai orangtua harus mewaspadai hal berikut ini.

  • Anak memiliki teman dekat pria atau wanita dewasa yang usianya terpaut jauh.
  • Anak terus-menerus membicarakan sosok orang dewasa tersebut dengan nada kagum.
  • Anak menghabiskan waktu terlalu banyak dengan orang dewasa itu hingga mengabaikan sekolah atau hobi lamanya.

3. Hadiah dan Uang Tanpa Asal-usul

Waspadalah jika anak tiba-tiba memiliki gadget baru, uang jajan berlebih, atau hadiah mewah yang tidak diketahui sumbernya.

Pelaku sering menggunakan materi untuk mengikat anak agar merasa berhutang budi atau merasa istimewa.

4. Obsesi Tersembunyi pada Gadget

Di era digital, grooming marak terjadi lewat media sosial. Tanda-tandanya meliputi:

  • Anak sangat protektif terhadap ponselnya dan ketakutan jika orang tua melihat layarnya.
  • Meningkatnya durasi penggunaan gadget, terutama di jam-jam tidur.
  • Anak terlihat menutupi aktivitas daringnya secara rahasia.

5. Penurunan Prestasi dan Masalah Kesehatan

Dampak psikologis dari manipulasi pelaku bisa mengganggu fungsi keseharian anak, seperti:

  • Nilai sekolah yang merosot tajam atau sering bolos.
  • Gangguan pola tidur (insomnia atau mimpi buruk) dan nafsu makan.

Dalam kondisi parah, munculnya penyakit infeksi menular seksual (IMS) atau penggunaan bahasa serta perilaku seksual yang tidak pantas untuk usianya.

Mengapa Korban Grooming Cenderung Diam?

Seringkali orang tua bertanya-tanya mengapa anak yang menjadi korban grooming tidak mengadu atau hanya diam.

Perlu dipahami bahwa pelaku grooming adalah ahli manipulasi dan anak cenderung diam ketika menjadi korban karena hal-hal berikut ini.

  1. Bingung: Mereka merasa memiliki ikatan khusus atau cinta yang tulus dari pelaku.
  2. Merasa Bersalah: Pelaku sering membuat anak merasa bahwa mereka juga menginginkan hubungan tersebut.
  3. Ancaman: Pelaku mengancam akan menyakiti keluarga, hewan peliharaan korban atau lainnya jika rahasia terbongkar.
  4. Takut Tidak Dipercaya: Anak merasa malu dan takut disalahkan oleh orang tua jika melapor.

Langkah Pencegahan bagi Orang Tua

Jika Anda melihat tanda-tanda anak menjadi korban grooming seperti di atas, maka segera lakukan langkah pencegahan berikut ini.

  1. Bangun Komunikasi Terbuka: Pastikan anak merasa nyaman bercerita apa pun tanpa takut dihakimi.
  2. Edukasi Seksual Sejak Dini: Ajarkan anak tentang batasan tubuh dan keberanian untuk berkata "TIDAK" pada sentuhan yang tidak nyaman.
  3. Pantau Internet: Awasi dengan siapa anak berkomunikasi di dunia maya secara bijak.
  4. Kenali Lingkungan: Jangan mudah percaya pada orang dewasa yang menunjukkan perhatian berlebihan pada anak Anda, meskipun mereka adalah orang dekat.

Ingat, perlindungan terbaik bagi anak adalah kepekaan dan kehadiran orang tua.

Karena itu, perhatian lebih jeli setiap perubahan kecil pada anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?

Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 11:14 WIB

Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming

Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 10:21 WIB

9 Potret Aurelie Moeremans yang Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun

9 Potret Aurelie Moeremans yang Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 10:08 WIB

Silsilah Keluarga Aurelie Moeremans, Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun

Silsilah Keluarga Aurelie Moeremans, Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 09:38 WIB

7 Trigger Warning Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans

7 Trigger Warning Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 09:21 WIB

Usai Pengakuan Grooming Aurelie Moeremans, Roby Tremonti Mendadak Singgung Jerat Hukum Tokoh Fiktif

Usai Pengakuan Grooming Aurelie Moeremans, Roby Tremonti Mendadak Singgung Jerat Hukum Tokoh Fiktif

Entertainment | Minggu, 11 Januari 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×