Suara.com - Zakat fitrah wajib ditunaikan menjelang Idulfitri agar ibadah puasa menjadi sempurna dan tersucikan, sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada fakir miskin.
Anak-anak yang belum baligh belum wajib membayar sendiri, tetapi orang tua wajib membayarkannya atas nama mereka. Oleh karena itu, penting untuk memahami doa zakat fitrah untuk anak laki-laki dan perempuan serta mengetahui berapa yang harus dibayarkan.
Agar zakat yang ditunaikan sah dan diterima, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, mulai dari niat, jumlah yang harus dibayarkan, hingga waktu dan cara penyerahannya. Berikut penjelasan lengkapnya seperti dikutip dari situs resmi MUI dan sumber lainnya.
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki dan Perempuan
Dalam setiap ibadah, niat adalah hal utama. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa setiap amal tergantung pada niatnya. Artinya, zakat fitrah tidak sah tanpa niat di dalam hati. Melafalkan niat memang tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan agar lebih mantap.
Karena anak-anak belum baligh dan belum mampu membayar sendiri, maka orang tua wajib membayarkan zakat fitrah atas nama mereka.
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي (….) فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri ‘an waladī (….) fardhan lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِي (….) فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri ‘an bintī (….) fardhan lillāhi ta‘ālā.