Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Ruth Meliana

Selasa, 03 Maret 2026 | 07:37 WIB
Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?
potret Selat Hormuz (Wikimedia Commos/Askeuhd)
baca 10 detik
  • Selat Hormuz, jalur vital 20-30 persen suplai minyak global, menjadi fokus setelah serangan Maret 2026 AS-Israel.
  • IRGC mengumumkan penutupan selat pasca serangan, menyebabkan kenaikan harga minyak 7 persen dan gangguan signifikan.
  • Laporan terkini menunjukkan tidak ada bukti konkret pemasangan ranjau laut oleh Iran di selat tersebut.

Pejabat militer AS menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda Iran memasang ranjau laut atau menegakkan blokade fisik di selat tersebut.

Pentagon menegaskan bahwa selat tetap terbuka untuk lalu lintas, meskipun kapal-kapal berlayar dengan hati-hati karena gangguan GPS dan ancaman elektronik.

Analis dari Clearview Energy mencatat bahwa Iran memiliki dua cara utama untuk menutup selat: menyerang kapal atau memasang ranjau, tetapi yang terakhir belum terlihat.

Di media sosial X, beberapa posting spekulatif mengklaim IRGC telah mengaktifkan ranjau, tetapi ini tidak didukung oleh sumber resmi.

Sebaliknya, ancaman Iran lebih bersifat psikologis dan ekonomi. Dengan mengirimkan peringatan melalui saluran VHF, mereka berhasil menghentikan 70 persen lalu lintas tanpa perlu ranjau fisik.

Dari perspektif Iran, ancaman ini adalah bentuk pertahanan diri terhadap agresi asing.

Tehran mengklaim bahwa penutupan selat adalah hak mereka untuk melindungi kedaulatan, terutama karena 80 persen ekspor minyak mereka sendiri bergantung pada rute ini.

Namun, analis memperingatkan bahwa memasang ranjau akan merugikan Iran sendiri, karena bisa memicu respons militer lebih besar dari AS, yang memiliki kemampuan untuk membersihkan ranjau dan menghancurkan aset angkatan laut Iran.

Di sisi lain, AS dan Israel melihat ini sebagai upaya Iran untuk menggunakan geografi sebagai senjata ekonomi, yang bisa mengganggu rantai pasok global, termasuk industri otomotif dan energi di Afrika.

baca juga

Implikasinya luas. Jika ranjau benar-benar dipasang, membersihkannya akan memakan waktu lama dan berisiko, berpotensi menyebabkan krisis energi global yang lebih parah daripada serangan Houthi di Laut Merah.

Saat ini, meskipun lalu lintas terhenti, selat secara formal tetap terbuka. Namun, ketegangan ini mengingatkan betapa rapuhnya ketergantungan dunia pada jalur sempit ini.

Sampai Maret 2026, tidak ada konfirmasi resmi bahwa Iran telah memasang ranjau di Selat Hormuz, tetapi ancaman tetap menjadi alat diplomasi yang ampuh. Pengawasan satelit dan intelijen internasional terus memantau, sementara pasar global bersiap menghadapi ketidakpastian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Ayatollah Ali Khamenei Sering Gunakan Tangan Kiri? Ini Kisah Tragis di Baliknya

Mengapa Ayatollah Ali Khamenei Sering Gunakan Tangan Kiri? Ini Kisah Tragis di Baliknya

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:01 WIB

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:25 WIB

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×