Baca 10 detik
- Campak disebabkan oleh virus Morbillivirus yang mudah menular.
- Gejala awal termasuk demam tinggi, pilek, mata merah, dan lemas.
- Masa menular berlangsung 4 hari sebelum hingga 4 hari setelah ruam muncul.
Beberapa gejala yang umum muncul antara lain adalah sebagai berikut.
Gejala Awal (Hari ke-1 hingga ke-4)
- Demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba.
- Pilek disertai batuk kering.
- Mata merah dan berair (konjungtivitis).
- Tubuh terasa lemas serta menurunnya nafsu makan.
Tanda Khas
- Koplik spot, yakni bintik putih kecil di bagian dalam pipi.
- Biasanya muncul sebelum ruam dan menjadi salah satu tanda penting dalam menegakkan diagnosis campak.
Gejala Lanjutan
- Ruam kemerahan mulai terlihat dari wajah dan leher, lalu menyebar ke seluruh tubuh.
- Demam umumnya meningkat saat ruam mulai muncul.
Masa Penularan
Penderita dapat menularkan virus sejak 4 hari sebelum ruam muncul hingga 4 hari setelah ruam timbul.
Komplikasi Penyakit Campak
Campak dapat memicu sejumlah komplikasi, seperti di bawah ini.
- Infeksi telinga
- Diare berat dan muntah
- Dehidrasi
- Pneumonia
- Kebutaan
- Bronkitis pada anak
- Ensefalitis (radang otak)
Cara Pencegahan Penyakit Campak
Baca Juga: Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
- Melakukan imunisasi campak sesuai jadwal.
- Memberikan ASI untuk melindungi bayi dari risiko infeksi.
- Menjalankan pola hidup bersih dan sehat, termasuk rutin mencuci tangan.
- Secara berkala membersihkan dan mendisinfeksi benda atau permukaan di rumah.
- Meningkatkan daya tahan tubuh anak melalui asupan makanan bergizi, tidur cukup, dan olahraga teratur.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Batasi aktivitas berlebihan di luar rumah.
- Hindari bersin atau batuk sembarangan.
- Kurangi kontak langsung dengan orang lain saat sakit.
- Biasakan selalu mencuci tangan dengan benar.