- Niat adalah unsur penting agar ibadah zakat fitrah sah, yaitu zakat wajib sebelum Idulfitri.
- Artikel ini menyediakan bacaan niat zakat fitrah spesifik untuk diri sendiri dan keluarga tanggungan.
- Zakat fitrah wajib dikeluarkan Muslim mampu setara satu sha makanan pokok untuk menyucikan diri.
Suara.com - Niat untuk zakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan ibadah zakat fitrah. Dalam Islam, setiap ibadah harus diawali dengan niat agar amal yang dilakukan menjadi sah dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Zakat fitrah sendiri adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri setelah menjalankan puasa selama bulan Ramadan. Kewajiban ini berlaku bagi setiap individu, termasuk kepala keluarga yang menanggung zakat untuk anggota keluarganya.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bacaan niat untuk zakat fitrah, baik ketika membayarkan zakat untuk diri sendiri maupun untuk keluarga.
Berikut bacaan niat zakat fitrah lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.
Niat untuk Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Berikut bacaan niat untuk zakat fitrah jika seseorang menunaikan zakat untuk dirinya sendiri.
Arab
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin
Baca Juga: Apa Saja Kriteria Penerima Zakat Fitrah? Kenali 8 Golongan yang Berhak Menerima
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala."
Niat ini dibaca ketika seseorang menyerahkan zakat fitrah kepada amil atau lembaga penyalur zakat. Dalam praktiknya, niat sebenarnya cukup diucapkan dalam hati saat membayar zakat.
Niat untuk Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Seorang kepala keluarga biasanya juga menunaikan zakat fitrah untuk anggota keluarga yang menjadi tanggungannya seperti istri dan anak.
Berikut bacaan niat untuk zakat fitrah bagi diri sendiri sekaligus keluarga.
Arab
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘anni wa ‘an jami‘i ma talzamuni nafaqatuhum fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang wajib aku nafkahi, fardu karena Allah Ta’ala."
Dengan membaca niat tersebut, seorang Muslim telah menunaikan kewajiban zakat fitrah sekaligus mewakili anggota keluarga yang berada dalam tanggungannya.
Doa untuk Orang yang Membayar Zakat
Selain niat untuk zakat, ada juga doa yang biasa dibacakan kepada orang yang menunaikan zakat. Doa ini berisi harapan agar harta yang dikeluarkan menjadi berkah dan membawa kebaikan.
Arab
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Latin
Aajaraka Allahu fiima a’thayta, wa baaraka fiima abqayta wa ja’alahu laka thahuran.
Artinya
"Semoga Allah memberi pahala atas apa yang engkau berikan, memberkahi harta yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu."
Kewajiban Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang mampu sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Besaran zakat fitrah umumnya setara dengan sekitar 2,5 kilogram atau 3,5 liter makanan pokok seperti beras.
Tujuan zakat fitrah tidak hanya untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi juga membantu fakir miskin agar dapat merayakan Idulfitri dengan layak.
Dengan mengetahui bacaan niat untuk zakat fitrah secara benar, umat Islam dapat menunaikan kewajiban tersebut dengan lebih sempurna sesuai tuntunan syariat.