Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS

Ruth Meliana, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:03 WIB
Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS
Polisi dan OJK menggeledah kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) di Jakarta, Rabu (4/3/2026). [Suara.com/Rina Anggraeni]
baca 10 detik
  • OJK menduga Mirae Asset terlibat manipulasi saham BEBS senilai Rp14,5 triliun.
  • Hyeon Joo Park adalah pendiri global Mirae Asset Financial Group Korea.
  • Dua petinggi berinisial ASS dan MWK ditetapkan sebagai tersangka utama kasus.
OJK bersama Bareskrim Polri melakukan penggeledahan kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia atau MASI di Gedung Treasury Tower, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). (Suara.com/M. Yasir)
OJK bersama Bareskrim Polri melakukan penggeledahan kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia atau MASI di Gedung Treasury Tower, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). (Suara.com/M. Yasir)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) pada Rabu (4/3/2026) terkait dugaan manipulasi saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS).

Dalam kasus ini, OJK menetapkan dua tersangka utama, yakni ASS selaku beneficial owner BEBS dan MWK yang merupakan mantan Direktur Investment Banking MASI. Keduanya diduga terlibat dalam praktik curang di pasar modal selama periode 2020–2022.

Modus operandi yang digunakan mencakup insider trading, manipulasi penawaran umum perdana (initial public offering atau IPO), serta transaksi semu.

Praktik ini melibatkan jaringan yang terdiri dari tujuh entitas perusahaan dan 58 akun nominee di bawah kendali para tersangka.

Selain itu, mereka diduga melanggar Undang-Undang Pasar Modal dengan tidak melaporkan pihak afiliasi penerima jatah saham serta menyampaikan laporan penggunaan dana IPO yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

Rangkaian transaksi ilegal tersebut menyebabkan harga saham BEBS melonjak drastis hingga 7.150 persen, dari harga dasar ke level tertinggi Rp7.250 per saham.

OJK menaksir nilai keuntungan ilegal dari aktivitas ini mencapai Rp14,5 triliun.

Sebagai langkah hukum, otoritas telah membekukan sekitar 2 miliar saham BEBS dan menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen serta data elektronik dari kantor MASI.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 25 saksi dan terus mendalami potensi keterlibatan MASI sebagai korporasi dalam tindak pidana tersebut.

baca juga

Meski pihak OJK telah mengonfirmasi penggeledahan dan penyidikan, pihak internal Mirae Asset sempat membantah adanya aksi penggeledahan di kantor mereka.

Langkah tegas ini diambil OJK demi menjaga integritas sektor jasa keuangan dan melindungi kepentingan para investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank-bank Kecil Berguguran di Tahun 2026, Pertanda Apa?

Bank-bank Kecil Berguguran di Tahun 2026, Pertanda Apa?

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:41 WIB

IHSG Masih Rebound di Sesi I, 630 Saham Meroket

IHSG Masih Rebound di Sesi I, 630 Saham Meroket

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:58 WIB

Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong

Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:48 WIB

Dugaan Manipulasi IPO dan Transaksi Semu, OJK Geledah Kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Dugaan Manipulasi IPO dan Transaksi Semu, OJK Geledah Kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Video | Kamis, 05 Maret 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:32 WIB

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:31 WIB

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:24 WIB

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:22 WIB

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:21 WIB

Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?

Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:20 WIB

Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi

Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:15 WIB

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:06 WIB

×