Pertimbangan Sebelum Menentukan Nominal
Ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan sebelum menentukan jumlah THR. Pertama adalah kondisi keuangan pribadi.
Jangan sampai tradisi berbagi justru membuat pengeluaran membengkak dan mengganggu kebutuhan utama setelah Lebaran.
Kedua, perhatikan kebiasaan lingkungan sekitar. Jika di lingkungan Anda rata-rata memberikan nominal tertentu, menyesuaikan angka yang tidak terlalu jauh bisa menjadi pilihan agar tetap harmonis.
Namun, tidak ada keharusan untuk mengikuti standar tertentu, karena setiap keluarga memiliki kondisi berbeda.
Ketiga, pertimbangkan usia anak. Beberapa orang membedakan nominal berdasarkan usia, misalnya anak balita mendapat Rp10.000, anak usia sekolah dasar Rp20.000, dan remaja Rp25.000 atau lebih.
Namun, sebagian lainnya memilih nominal yang sama untuk semua agar lebih praktis dan menghindari kecemburuan.
Alternatif Selain Uang Tunai
Meski uang tunai dalam amplop menjadi pilihan paling praktis, ada juga yang memilih alternatif lain. Misalnya, memberikan paket makanan ringan, buku tulis, atau mainan kecil sebagai tambahan THR. Cara ini bisa menjadi solusi jika ingin tetap berbagi tanpa terlalu fokus pada nominal uang.
Namun demikian, di era sekarang, anak-anak umumnya lebih menyukai uang tunai karena bisa digunakan sesuai keinginan mereka.
Oleh sebab itu, banyak keluarga tetap memilih amplop berisi uang sebagai bentuk THR yang paling sederhana dan fleksibel.
Baca Juga: THR Pensiunan Cair, Komisaris PT TASPEN Pantau Langsung: Dibayar Full Tanpa Potongan
Pada akhirnya, tidak ada angka baku mengenai berapa sebaiknya THR untuk anak tetangga di Lebaran 2026. Nominal Rp10.000 hingga Rp20.000 per anak sudah tergolong wajar dan umum di banyak daerah.
Jika ingin memberi lebih dan kondisi memungkinkan, tentu itu menjadi nilai tambah. Namun jika hanya mampu memberi sedikit, tetaplah percaya bahwa yang paling utama adalah niat berbagi.
Lebaran adalah momen kebersamaan dan saling menguatkan. Senyum anak-anak yang menerima amplop kecil sering kali jauh lebih berharga daripada jumlah uang di dalamnya.
Selama diberikan dengan tulus dan tanpa paksaan, berapa pun nominalnya tetap menjadi bagian dari kebahagiaan Hari Raya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni