suara mereka

11 Ucapan Sungkeman Lebaran dari Anak ke Orang Tua, Kata-Kata Tulus Penuh Doa

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Selasa, 10 Maret 2026 | 14:29 WIB
11 Ucapan Sungkeman Lebaran dari Anak ke Orang Tua, Kata-Kata Tulus Penuh Doa
11 Ucapan Sungkem Lebaran dari Anak ke Orang Tua. (Freepik)

7. Kepareng kula matur dumateng Bapak lan Ibu, kula ngaturaken sugeng Riyadi Idulfitri. Nuwun sewu kula nyuwun pangapunten lahir batin lan nyuwun berkah. (Dengan izin saya berbicara kepada Bapak dan Ibu, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri. Mohon maaf lahir dan batin serta memohon berkah).

8. Kula ngaturaken sugeng riyadi. Kula nyuwun agunging pangapunten. Mugi Gusti Allah paring pangapura lan ngijabahi sedaya pandonga panjenengan. (Saya mengucapkan Selamat Lebaran. Saya memohon maaf sebesar-besarnya. Semoga Allah mengampuni dosa dan mengabulkan semua doa Anda).

9. Kula nyuwun pangapunten lahir batin dhumateng Bapak lan Ibu menawi wonten lepat kula ing lampah lan tembung. Mugi Gusti Allah tansah paring hidayah lan berkah dhumateng kula. (Saya mohon maaf lahir dan batin kepada Ayah dan Ibu jika ada kesalahan dalam perkataan maupun perbuatan. Semoga Allah selalu memberikan hidayah kepada saya).

10. Kula ngaturaken sugeng Riyadi Idulfitri lan ngalap berkah dhumateng Bapak lan Ibu. Mugi Gusti Allah tansah paring kesehatan, keslametan, lan kabegjan dhumateng kita sedaya. (Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri dan memohon berkah kepada Ayah dan Ibu. Semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan keselamatan kepada kita semua).

11. Ayah, Ibu, maafkan semua kesalahan anakmu ini. Terima kasih karena selalu menjadi tempat pulang yang paling hangat. Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan umur panjang untuk Ayah dan Ibu.

Demikian itu contoh ucapan sungkeman lebaran dari anak ke orang tua. Tradisi sungkeman bukan sekadar kebiasaan saat Lebaran, tetapi juga menjadi momen yang sarat makna. Melalui sungkeman, seseorang belajar merendahkan hati, menghargai orang tua, serta mempererat kembali hubungan keluarga yang mungkin sempat renggang.

Di tengah perubahan zaman, menjaga tradisi seperti sungkeman menjadi cara sederhana untuk tetap merawat nilai-nilai luhur dalam keluarga. Karena pada akhirnya, Lebaran bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang saling memaafkan dan memperkuat kasih sayang antar anggota keluarga.

Kontributor : Mutaya Saroh

Baca Juga: THR Sudah Cair? Begini Cara Kelolanya Agar Dompet Gak Kiamat Usai Lebaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI