Boros Air Saat Ramadan Bisa Picu Pemborosan Biaya Rumah Tangga

Bangun Santoso

Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:51 WIB
Boros Air Saat Ramadan Bisa Picu Pemborosan Biaya Rumah Tangga
Ilustrasi air bersih. (pixabay.com)
baca 10 detik
  • PT PPLI menyoroti peningkatan pemakaian air rumah tangga saat Ramadhan dan mendorong edukasi penghematan air.
  • Penggunaan detergen busa berlebihan serta pemakaian air wudhu boros (2,9-5 liter) mengganggu lingkungan dan biota air.
  • PPLI telah mendaur ulang 99 ribu meter kubik limbah air sejak 2021 untuk digunakan kembali dalam operasional industri.

Suara.com - Bulan Ramadhan yang identik dengan nilai kesederhanaan justru kerap diiringi peningkatan penggunaan air rumah tangga. Kondisi ini dinilai tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan pemborosan biaya penggunaan air.

Fenomena tersebut menjadi perhatian PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) yang bergerak di bidang pengelolaan lingkungan dan daur ulang limbah. Perusahaan mendorong edukasi penghematan air sebagai bagian dari kesadaran lingkungan sekaligus efisiensi penggunaan sumber daya.

Laboratorium Manager PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) Muhamad Yusuf Firdaus menyoroti kebiasaan masyarakat yang masih mengandalkan detergen dengan busa melimpah saat mencuci pakaian. Menurutnya, penggunaan detergen berlebihan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan konsumsi air.

"Untuk mencuci kadang ibu-ibu suka detergen yang busanya melimpah. Padahal busa ini jadi masalah, kalau menumpuk terus ujung-ujungnya sinar matahari tidak bisa masuk ke sungai. Oksigen tidak dapat masuk, biota air di sungai terganggu dan lama-lama dia mati lalu terjadi pendangkalan," ujar Yusuf dalam acara Ngobrol Peduli Lingkungan (Ngopling) di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Ia juga menyinggung kebiasaan penggunaan air saat berwudhu yang dinilai masih boros. Menurutnya, penggunaan air yang berlebihan saat bersuci dapat meningkatkan konsumsi air secara keseluruhan.

"Wudhu juga jadi persoalan. Kadang saat wudhu krannya dibuka maksimal. Padahal ini wudhu, bukan mandi,” ucapnya.

Karena itu, Yusuf berharap kesadaran menjaga kelestarian lingkungan, termasuk penghematan air, dapat disampaikan dalam berbagai forum umat seperti pengajian.

“Menjaga kualitas air bisa menjadi ladang pahala, karena air adalah sumber kehidupan," tambahnya.

Supervisor Environmental Database and Program PPLI Irfan Maulana mengungkapkan, rata-rata penggunaan air untuk satu kali wudhu dapat mencapai 2,9 hingga 5 liter per orang. Angka tersebut jauh di atas kebutuhan air wudhu sesuai sunnah.

baca juga

“Rata-rata penggunaan air tiap wudhu per orang mencapai 2,9 hingga 5 liter. Padahal secara sunnah, wudhu hanya membutuhkan 0,5 hingga 0,7 liter air, atau setara dengan satu botol air minum kemasan,” ucapnya.

Ia menambahkan, prinsip efisiensi penggunaan air juga diterapkan dalam operasional industri yang dijalankan PPLI.

“Di industri, kami terus mengampanyekan efisiensi ini,” ujarnya.

Sejak 2025, PPLI yang tergabung dalam jaringan Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) tercatat telah mengelola sekitar 225 ribu meter kubik limbah yang berasal dari para pelanggan. Pengolahan tersebut dilakukan melalui sejumlah metode, seperti pengolahan kimia dan fisika atau physical chemical treatment, evaporator untuk pemekatan air, serta teknik biologis menggunakan bakteri aktif.

Air hasil pengolahan tersebut kemudian dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan operasional perusahaan.

“Nah air hasil pengelolaan limbah itu, sebagian digunakan lagi untuk proses di PPLI. Misalnya untuk cuci kendaraan pengangkut atau pencucian kemasan. Kurang lebih selama 3 tahun ke belakang saja PPLI sudah bisa memanfaatkan sekitar 99 ribu meter kubik air yang seharusnya dibuang,” sebut Irfan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Bahaya dari Harga Pangan: Ancaman Krisis Air yang 'Disembunyikan' Selama Ramadan

Lebih Bahaya dari Harga Pangan: Ancaman Krisis Air yang 'Disembunyikan' Selama Ramadan

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:29 WIB

4 Rekomendasi Air Mineral 330 ml di Alfamart untuk Menjamu Tamu Lebaran

4 Rekomendasi Air Mineral 330 ml di Alfamart untuk Menjamu Tamu Lebaran

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:37 WIB

Kemnaker dan Pelita Air Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM Industri Penerbangan

Kemnaker dan Pelita Air Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM Industri Penerbangan

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:20 WIB

Air Minum Jakarta Bakal Bisa 'Dipanen' Langsung dari Udara

Air Minum Jakarta Bakal Bisa 'Dipanen' Langsung dari Udara

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:03 WIB

Arti Elemen Air Hujan Milik Vidi Aldiano Menurut Fengshui

Arti Elemen Air Hujan Milik Vidi Aldiano Menurut Fengshui

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:18 WIB

Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta

Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:25 WIB

Berapa Liter Air Putih yang Sebaiknya Diminum saat Malam Hari?

Berapa Liter Air Putih yang Sebaiknya Diminum saat Malam Hari?

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Penggunaan Charger Motor Listrik ALVA Catatkan Lonjakan Tiga Kali Lipat

Penggunaan Charger Motor Listrik ALVA Catatkan Lonjakan Tiga Kali Lipat

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:05 WIB

DPR dan Pemerintah Jangan Akali Konstitusi: Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2027!

DPR dan Pemerintah Jangan Akali Konstitusi: Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2027!

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:01 WIB

PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang

PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:00 WIB

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Tentang Bertahan Hidup Lewat Hal-Hal Kecil

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Tentang Bertahan Hidup Lewat Hal-Hal Kecil

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:00 WIB

Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:55 WIB

Spesifikasi JETOUR T2 i-DM PHEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1200 Km

Spesifikasi JETOUR T2 i-DM PHEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1200 Km

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:53 WIB

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

Eks La Liga Sebut Timnas Indonesia Layak Jadi Juara Piala AFF 2026

Eks La Liga Sebut Timnas Indonesia Layak Jadi Juara Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars

Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:45 WIB

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:41 WIB

×