7 Lagu Mudik Padang Terpopuler yang Wajib Masuk Playlist Lebaran

Husna Rahmayunita

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:01 WIB
7 Lagu Mudik Padang Terpopuler yang Wajib Masuk Playlist Lebaran
Ilutrasi lagu mudik Padang. (Fauzana Official)

Suara.com - Menyusun playlist perjalanan pulang kampung rasanya belum lengkap tanpa lagu mudik Padang terpopuler. Lagu-lagu Minang dikenal memiliki lirik yang menyentuh tentang kerinduan terhadap kampung halaman, keluarga, dan kenangan masa kecil di ranah Minang.

Bagi Anda yang sedang bersiap mudik atau sekadar ingin merasakan suasana pulang kampung, beberapa lagu Minang berikut sering diputar saat momen Lebaran. Nuansa musiknya yang mendayu dipadukan dengan cerita tentang kehidupan perantau membuat lagu-lagu ini terasa sangat dekat dengan pengalaman banyak orang.

1. Minang Maimbau

Nuansa rindu pada tanah kelahiran terasa kuat dalam lagu Minang Maimbau. Lagu lawas ini diciptakan oleh Syahrul Tarun Yusuf dan kemudian dipopulerkan oleh penyanyi legendaris Elly Kasim pada era 1960-an.

Melalui liriknya, lagu ini menggambarkan panggilan dari kampung halaman kepada para perantau agar kembali pulang. Ranah Minang seolah “memanggil” anak-anaknya yang berada jauh di rantau. Pesan ini terasa sangat relevan saat musim mudik tiba.

Salah satu penggalan lirik yang cukup terkenal berbunyi, “Ondeh rang rantau, dangalah Minang maimbau.” Kalimat tersebut menggambarkan suara kampung halaman yang memanggil orang rantau untuk kembali pulang.

2. Taragak Pulang

Perasaan rindu terhadap kampung halaman juga menjadi tema utama dalam lagu Taragak Pulang. Lagu ini diciptakan oleh Dira Sati dan dipopulerkan oleh Eja, Abdi, serta Dira.

Liriknya menceritakan seseorang yang telah lama hidup di perantauan dan mulai merasakan kerinduan yang mendalam terhadap kampung tempat ia dibesarkan. Kenangan masa kecil dan keluarga menjadi alasan utama keinginan untuk kembali.

baca juga

Salah satu bagian liriknya menggambarkan kerinduan tersebut dengan kalimat tentang bayangan kampung halaman yang terus teringat. Lagu ini sering dipakai sebagai latar konten mudik karena sangat mewakili perasaan para perantau.

3. Kampuang Nan Jauh di Mato

Kampuang Nan Jauh di Mato merupakan salah satu lagu Minang paling terkenal sepanjang masa. Lagu ini telah dinyanyikan oleh banyak penyanyi dan bahkan dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia.

Cerita yang diangkat dalam lagu ini sangat sederhana namun menyentuh. Seorang perantau mengingat kampung halaman yang jauh di mata, namun selalu dekat di hati. Melodi yang lembut membuat lagu ini terasa sangat emosional.

Makna lagu ini berkaitan dengan kerinduan terhadap rumah, keluarga, serta kenangan masa kecil. Tidak heran jika lagu ini sering diputar saat momen mudik atau perayaan Lebaran.

4. Tanggih Dirantau

Tema kehidupan perantau kembali muncul dalam lagu Tanggih Dirantau. Lagu ini menggambarkan perjuangan seseorang yang mencoba bertahan hidup jauh dari kampung halaman.

Cerita yang disampaikan dalam lagu ini menunjukkan bahwa hidup di rantau tidak selalu mudah. Ada rasa sepi, rindu, serta keinginan untuk kembali ke tempat asal.

Meski begitu, lagu ini juga membawa pesan tentang keteguhan hati. Seorang perantau harus kuat menjalani kehidupan di tempat baru sambil tetap mengingat kampung halaman.

5. Ratau Den Pajuah

Ratau Den Pajuah menjadi salah satu lagu Minang yang cukup populer di kalangan perantau. Judulnya sendiri menggambarkan kondisi seseorang yang berada sangat jauh dari kampung halaman.

Liriknya menggambarkan perjalanan hidup di rantau yang penuh tantangan. Perasaan rindu kepada keluarga dan kampung halaman menjadi tema utama yang terus muncul sepanjang lagu.

Karena maknanya yang kuat, lagu ini sering diputar saat perjalanan pulang kampung. Banyak orang merasa liriknya sangat menggambarkan pengalaman hidup di perantauan.

6. Ratok Anak Rantau

Suasana yang lebih sendu terasa dalam lagu Ratok Anak Rantau. Lagu ini bercerita tentang kesedihan seorang perantau yang harus hidup jauh dari keluarga.

Kata “ratok” sendiri dalam bahasa Minang berarti tangisan atau kesedihan. Oleh karena itu, lagu ini menggambarkan perasaan haru seorang anak yang merindukan kampung halamannya.

Walau terdengar melankolis, lagu ini tetap disukai karena menggambarkan realitas kehidupan perantau. Banyak orang merasa kisah dalam lagu ini sangat dekat dengan kehidupan mereka.

7. Harok di Rantau Urang

Harok di Rantau Urang juga sering masuk dalam daftar lagu Minang bertema perantauan. Lagu ini menceritakan harapan seseorang yang mencoba meraih kehidupan lebih baik di negeri orang.

Cerita dalam lagu ini tidak hanya tentang kerinduan, tetapi juga tentang perjuangan. Seorang perantau harus bekerja keras agar suatu hari bisa kembali ke kampung halaman dengan kebanggaan.

Karena maknanya yang penuh semangat sekaligus haru, lagu ini sering diputar saat perjalanan mudik. Banyak orang merasa lagu ini memberikan motivasi sekaligus nostalgia.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:13 WIB

Update Tarif Cas Mobil Listrik di SPKLU Tol untuk Mudik Lebaran 2026

Update Tarif Cas Mobil Listrik di SPKLU Tol untuk Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Senin, 16 Maret 2026 | 17:15 WIB

Periksa Saldo BRIZZI Lewat BRImo, Cek Dulu Sebelum Mudik

Periksa Saldo BRIZZI Lewat BRImo, Cek Dulu Sebelum Mudik

Bri | Selasa, 17 Maret 2026 | 06:15 WIB

Terkini

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

×