Sebaiknya tunggu sampai agak dingin dulu sebelum disimpan, tapi kalau masih sedikit hangat juga tidak masalah karena kulkas modern bisa cepat menurunkan suhunya.
Kalau porsi opor masih banyak, panci juga boleh langsung dimasukkan ke kulkas selama muat. Umumnya, opor ayam bisa bertahan sekitar 2–3 hari di dalam kulkas.
2. Menyimpan di Freezer
Kalau ingin lebih awet, opor ayam bisa dibekukan. Dengan cara ini, makanan bisa tahan sampai kurang lebih tiga bulan. Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Bahan seperti santan, kentang, atau bahan bertepung lainnya bisa berubah tekstur setelah dibekukan. Santan kadang jadi pecah saat dipanaskan ulang, sementara kentang bisa terasa lebih lembek.
Jadi, kualitas rasanya mungkin tidak sama seperti saat baru dimasak.
Gunakan wadah khusus freezer atau plastik zip yang rapat, dan usahakan tidak terlalu penuh agar tidak mudah rusak. Sebelum dibekukan, biarkan opor dingin dulu di suhu ruang, tapi jangan lebih dari dua jam.
Kalau ingin hasil yang lebih baik, kamu bisa membekukan opor tanpa santan kental, lalu menambahkan santan segar saat dipanaskan kembali.
3. Jangan Menyimpan Lebih dari 3 Hari
Disarankan untuk tidak menyimpan opor lebih dari 3 hari. Sebab pada waktu ini kemungkinan besar opor sudah berubah warna dan rasa.
Terkadang, opor yang sudah disimpan 3 hari juga memiliki rasa yang berbeda dari sebelumnya.
Tips Tambahan
- Simpan opor dalam porsi kecil supaya lebih mudah saat ingin dipanaskan.
- Beri label tanggal agar tidak lupa kapan makanan disimpan.
- Saat akan dikonsumsi, panaskan hingga benar-benar panas untuk menjaga keamanannya.
- Dengan cara penyimpanan yang tepat, opor ayam tetap bisa dinikmati dengan rasa yang enak meskipun tidak langsung habis dalam sekali makan.
Itulah beberapa tips menyimpan opor agar tidak cepat basi yang bisa Anda lakukan. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Damai Lestari