Meski demikian pada skenario tertentu, misalnya terdapat dua siswa dengan nilai yang rapor yang mirip, namun salah satunya memiliki nilai TKA yang tinggi sementara yang lain tidak memiliki nilai TKA, maka sistem akan mendahulukan siswa dengan nilai TKA valid yang lebih tinggi.
Hal ini berjalan dengan logika bahwa nilai TKA yang valid dan tinggi juga menjadi indikator keunggulan siswa tersebut dibandingkan dengan siswa lain yang tidak memiliki TKA atau nilai TKA-nya lebih rendah.
Namun hal ini dikembalikan pada lembaga pendidikan masing-masing untuk mengambil kebijakan, mengingat pelaksanaan TKA belum benar-benar merata di seluruh daerah di Indonesia.
Kontributor : I Made Rendika Ardian