Mengapa Tanggal Idul Adha Bisa Berbeda?
Perlu diketahui bahwa kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi karena didasarkan pada peredaran bulan. Oleh karena itu, tanggal Idul Adha dapat berubah setiap tahunnya.
Di Indonesia, penentuan tanggal Idul Adha dilakukan melalui:
- Metode Hisab: Perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan
- Metode Rukyat: Pengamatan langsung hilal
- Sidang Isbat: Penetapan resmi oleh pemerintah
Perbedaan metode ini terkadang menyebabkan adanya perbedaan tanggal antara beberapa organisasi, meskipun untuk tahun 2026 diperkirakan seragam pada 27 Mei.
Makna Idul Adha bagi Umat Islam
Idul Adha tidak hanya tentang tanggal dan libur, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Hari raya ini memperingati kisah Nabi Ibrahim yang diuji keimanannya oleh Allah SWT. Beberapa makna utama Idul Adha antara lain ketaatan kepada Tuhan, keikhlasan dalam berkorban, dan kepedulian sosial melalui ibadah kurban
Momentum ini juga menjadi waktu untuk berbagi dengan sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama