Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi

Sumarni

Senin, 08 Juni 2026 | 13:39 WIB
Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi
Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi [istimewa]
baca 10 detik
  • K Club Ubud bekerja sama dengan Gray Wellness menghadirkan Wellness Pavilion empat lantai yang menggabungkan teknologi modern dan tradisi.
  • Fasilitas ini menggunakan analisis berbasis kecerdasan buatan untuk menyusun program pemulihan kesehatan yang personal bagi setiap tamu wisatawan.
  • Layanan tersebut mengintegrasikan inovasi medis seperti terapi oksigen dan krioterapi dengan ritual tradisional Bali dari Mekar Spa.

Suara.com - Kebutuhan wisatawan terhadap pengalaman kesehatan yang lebih personal terus meningkat.

Jika dahulu spa identik dengan pijat dan relaksasi, kini banyak pelancong mencari program wellness yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi tubuh dan pikiran.

Menjawab perubahan tersebut, K Club Ubud menghadirkan pendekatan baru melalui kolaborasinya dengan Gray Wellness by Zebra.

Melalui kerja sama ini, K Club Ubud menghadirkan Wellness Pavilion, sebuah fasilitas empat lantai yang dirancang khusus untuk menggabungkan teknologi kesehatan modern dengan filosofi penyembuhan khas Bali.

Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari pengembangan konsep wellness yang lebih menyeluruh dan berbasis kebutuhan individu.

Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi [istimewa]
Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi [istimewa]

Pendiri K Club Ubud, Alban Kibarer, menilai bahwa masa depan industri wellness tidak lagi hanya berfokus pada relaksasi semata.

"Kami ingin menghadirkan konsep wellness yang menggabungkan ilmu pengetahuan modern dengan tradisi penyembuhan yang telah diwariskan selama bertahun-tahun," ujarnya dalam surel yang diterima Suara.com.

Konsep tersebut diwujudkan melalui berbagai layanan yang memungkinkan tamu memahami kondisi tubuh mereka secara lebih mendalam.

Sebelum menjalani perawatan, tamu akan mendapatkan analisis kesehatan menggunakan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

baca juga

Melalui pemindaian tubuh dan pemetaan aktivitas otak, sistem dapat memberikan gambaran mengenai kondisi fisik serta kebutuhan pemulihan masing-masing individu.

Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi [istimewa]
Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi [istimewa]

Hasil analisis tersebut kemudian digunakan untuk menyusun rekomendasi perawatan yang lebih personal.

Dengan pendekatan ini, program wellness tidak lagi bersifat umum, melainkan disesuaikan dengan kondisi dan tujuan kesehatan setiap tamu.

Berbagai fasilitas pendukung juga tersedia untuk menunjang proses pemulihan.

Mulai dari cryotherapy, terapi oksigen hiperbarik, hingga teknologi pemulihan berbasis medan elektromagnetik yang dirancang untuk membantu meningkatkan kebugaran dan mempercepat regenerasi tubuh.

Meski menghadirkan berbagai inovasi modern, K Club Ubud tetap mempertahankan unsur budaya yang menjadi identitas Bali.

Hal ini terlihat dari keberadaan Mekar Spa yang masih menjadi bagian penting dari pengalaman wellness di kawasan resor tersebut.

Mekar Spa menawarkan beragam ritual tradisional yang mengedepankan sentuhan manusia sebagai elemen utama penyembuhan.

Di bawah bangunan bambu khas Bali, para tamu dapat menikmati pijat tradisional, terapi relaksasi, hingga perawatan tubuh menggunakan bahan-bahan alami yang berasal dari kebun organik milik K Club Ubud.

Perpaduan antara teknologi dan tradisi inilah yang menjadi keunggulan utama konsep wellness yang dikembangkan K Club Ubud.

Jika teknologi mampu memberikan data dan analisis yang akurat mengenai kondisi tubuh, maka terapi tradisional menghadirkan aspek emosional dan spiritual yang tetap dibutuhkan dalam proses pemulihan.

Tren wellness global saat ini memang bergerak menuju layanan yang lebih personal dan terukur.

Wisatawan tidak hanya ingin merasa rileks selama liburan, tetapi juga menginginkan manfaat kesehatan yang dapat dirasakan setelah mereka kembali ke aktivitas sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!

Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:16 WIB

Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri

Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:42 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang

Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:49 WIB

Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi

Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:41 WIB

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:04 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×