Chatib Basri dari Partai Apa? Diisukan Jadi Menkeu Baru

Ruth Meliana

Rabu, 10 Juni 2026 | 09:25 WIB
Chatib Basri dari Partai Apa? Diisukan Jadi Menkeu Baru
Chatib Basri (dok. Universitas Indonesia)
baca 10 detik
  • Chatib Basri diisukan akan menggantikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
  • Isu ini muncul setelah ia dipanggil Presiden Prabowo di Istana.
  • Chatib Basri pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada periode 2013 hingga 2014.

Suara.com - Chatib Basri santer diisukan akan menggantikan posisi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Diketahui, ekonom senior ini pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia periode 2013-2014 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Isu ini menguat setelah Chatib Basri dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan pada Selasa, 9 Juni 2026, bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Kabar ini membuat publik penasaran Chatib Basri dari partai apa?

Jawabannya, Chatib Basri tidak berasal dari partai politik mana pun. Ia merupakan ekonom independen yang dikenal karena kapabilitasnya di bidang ekonomi, bukan afiliasi politik.

Kariernya lebih banyak dihabiskan di dunia akademik, penelitian, dan birokrasi daripada arena politik partisan. Hal ini justru menjadi salah satu nilai jualnya sebagai figur yang netral dan berbasis kompetensi.

Lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1965 dari keluarga asal Rao, Pasaman, Sumatera Barat, Chatib Basri menempuh pendidikan di Kolese Kanisius dan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI).

Ia kemudian melanjutkan studi ke Australian National University (ANU), Australia, di mana ia meraih gelar Master of Economic Development (1996) dan PhD di bidang Ekonomi (2001).

Keahliannya di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik membuatnya sering dimintai pendapat oleh berbagai pemerintahan.

Karier pemerintahannya dimulai sebagai Penasehat Khusus Menteri Keuangan (2006-2010), Wakil Menteri Keuangan untuk G-20, dan Sherpa Indonesia untuk G-20.

Pada 2012, ia dipercaya memimpin Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Puncaknya, pada Mei 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuknya sebagai Menteri Keuangan menggantikan Agus Martowardojo.

baca juga

Selama masa jabatannya yang singkat hingga Oktober 2014, Chatib dikenal dengan pendekatan fiskal yang prudent, mendukung investasi, dan navigasi di tengah dinamika ekonomi global pasca-krisis.

Setelah era SBY, Chatib Basri kembali ke dunia akademik sebagai dosen senior di Departemen Ekonomi UI.

Sosoknya juga mendirikan CRECO Research, perusahaan konsultan ekonomi, serta aktif di berbagai forum internasional seperti Harvard Kennedy School (Ash Center Senior Fellow), Australian National University, dan lembaga lainnya.

Saat ini, ia menjabat sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional yang dilantik pada November 2024, serta tercatat sebagai Komisaris Utama PT Bank Mandiri.

Isu Penggantian Menkeu dan Respons Chatib Basri

Isu Chatib Basri menjadi Menteri Keuangan baru muncul di tengah rumor reshuffle kabinet Prabowo.

Beberapa kalangan menilai pengalaman dan kredibilitasnya sebagai "tangan dingin" di bidang ekonomi sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan seperti pelemahan rupiah, inflasi, dan target pertumbuhan ekonomi yang ambisius.

Namun, dalam berbagai kesempatan usai pertemuan di Istana, Chatib tegas membantah ketika ditanya soal isu tersebut. Ia menegaskan pertemuannya dengan Presiden Prabowo lebih berkaitan dengan pembahasan kondisi ekonomi makro, bukan tawaran jabatan.

Bantahan ini konsisten dengan citra Chatib sebagai figur yang rendah hati dan fokus pada substansi. Ia lebih suka berbicara soal risiko ekonomi, seperti dampak pelemahan mata uang terhadap masyarakat menengah ke bawah, daripada spekulasi politik.

Mengapa Nama Chatib Basri Sering Diisukan?

Kredibilitas Chatib Basri sebagai ekonom yang independen membuatnya sering muncul sebagai kandidat ideal di berbagai pemerintahan. Berbeda dengan politisi partai, ia tidak membawa beban kepentingan kelompok tertentu.

Pendekatannya yang berbasis data dan pengalaman internasional dianggap cocok untuk menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, termasuk pergeseran peran negara dalam perekonomian dan ketegangan geopolitik.

Meski demikian, sebagai teknokrat, Chatib juga sadar bahwa jabatan menteri memerlukan keseimbangan antara kebijakan teknis dan dukungan politik. Pengalamannya di era SBY menunjukkan ia mampu bekerja lintas garis politik tanpa kehilangan integritas.

Intinya, Chatib Basri bukanlah figur partai politik, melainkan ekonom profesional yang dedikasinya terhadap pembangunan Indonesia telah teruji. Isu dirinya menjadi Menteri Keuangan baru mencerminkan kebutuhan akan kepemimpinan ekonomi yang kompeten di tengah berbagai tantangan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Budi Gunadi Sadikin Gelarnya Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu

Budi Gunadi Sadikin Gelarnya Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:32 WIB

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:57 WIB

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:59 WIB

Terkini

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:18 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:11 WIB

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×