Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB
Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli
Sepatu New Balance mengandung kulit babi. (blibli)
baca 10 detik
  • Industri fesyen dunia banyak menggunakan kulit babi untuk produk seperti sepatu dan tas karena karakteristiknya.
  • Dalam syariat Islam, babi dikategorikan najis berat.
  • Penggunaan produk berbahan kulit babi hukumnya haram bagi umat Muslim.

Suara.com - Di balik popularitas kulit sapi atau domba, kulit babi atau pigskin menjadi salah satu material yang paling banyak digunakan di industri fesyen di seluruh dunia.

Penggunaan material ini mencakup berbagai produk, mulai dari lapisan dalam sepatu hingga tas mewah.

Lantas, apa yang membuat kulit babi digunakan luas oleh berbagai merek fesyen dunia? Dan bagaimana pandangan Islam mengenai hal tersebut? Berikut ulasannya.

Karakter Kulit Babi

Melansir laporan dari International Leather Club, meski lebih tipis dari kulit sapi, kulit babi memiliki serat padat yang membuatnya jauh lebih tahan lama dan tahan terhadap abrasi.

Selain ketahanan fisik, tekstur pori-pori yang khas berbentuk titik-titik tiga memberikan sirkulasi udara yang sangat baik (breathable).

Karenanya, kulit babi dipandang ideal untuk dijadikan lapisan dalam (lining) sepatu atau sarung tangan agar tidak mudah gerah saat dipakai.

Fleksibilitasnya yang tinggi membuat bahan ini tetap lembut dan tidak kaku meskipun sempat basah terkena air.

Dari segi ekonomi, kulit babi juga lebih ekonomis. Ketersediaan kulit babi sangat melimpah karena merupakan roduk sampingan dari industri daging yang masif.

Hal itu menyebabkan harga bahan baku menjadi jauh lebih ekonomis dibandingkan kulit domba atau kulit sapi kualitas premium.

baca juga

Haram bagi Umat Muslim

Meskipun secara teknis memiliki banyak keunggulan, penggunaan kulit babi menjadi isu sensitif bagi umat Muslim.

Dalam syariat Islam, babi dikategorikan sebagai najis mughallazah atau najis berat.

Larangan ini tidak hanya terbatas pada konsumsi dagingnya, tetapi juga pemanfaatan seluruh bagian tubuhnya untuk keperluan lain.

Mengutip laman Halal MUI, Ir. Muti Arintawati, M.Si. selaku Direktur Utama LPPOM MUI menegaskan bahwa memakai sepatu yang terbuat dari bahan kulit babi hukumnya adalah tidak boleh atau haram bagi umat Muslim.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah melalui Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) mewajibkan barang gunaan berbahan kulit hewan, termasuk sepatu, memenuhi ketentuan halal.

Jika suatu produk menggunakan kulit babi, produsen wajib memberikan informasi atau penandaan yang jelas. Tujuannya tentu agar konsumen dapat mengetahui bahan yang digunakan sebelum memutuskan untuk membeli atau memakainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:23 WIB

Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok

Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:20 WIB

8 Cara Merawat Sepatu Lari agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan

8 Cara Merawat Sepatu Lari agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:47 WIB

Terkini

BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Banten | Jum'at, 18 September 2026 | 17:27 WIB

Java United Was-was Persija Racikan Shin Tae-yong

Java United Was-was Persija Racikan Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 17:25 WIB

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 17:23 WIB

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:22 WIB

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:19 WIB

Debu Proyek Reklamasi KCN Terbang ke Rumah Warga, Sehari Bisa Nyapu-Ngepel 5 Kali

Debu Proyek Reklamasi KCN Terbang ke Rumah Warga, Sehari Bisa Nyapu-Ngepel 5 Kali

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:16 WIB

365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist

365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:10 WIB

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:08 WIB

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:07 WIB

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 17:06 WIB

×