- Praktisi Jenie Feng Shui menyatakan posisi kaki ranjang menghadap pintu kamar dapat mengganggu kualitas hidup dan kesehatan penghuni.
- Penataan ranjang yang ideal harus memperhatikan posisi kepala tempat tidur menempel pada dinding kokoh untuk menjaga stabilitas energi.
- Penghuni perlu menciptakan aliran energi seimbang dengan memposisikan ranjang agar dapat melihat pintu tanpa harus sejajar dengannya.
Suara.com - Posisi ranjang di dalam kamar sering kali dianggap hanya soal kenyamanan dan estetika. Padahal, dalam ilmu feng shui, penempatan kasur dipercaya dapat memengaruhi kualitas istirahat, rasa aman, hingga kelancaran berbagai aspek kehidupan penghuninya.
Feng shui memandang kamar tidur sebagai ruang untuk memulihkan energi. Karena itu, posisi ranjang sebaiknya tidak diletakkan secara sembarangan. Salah satu aturan yang paling sering dibahas adalah larangan menempatkan kaki kasur tepat menghadap pintu.
Praktisi feng shui Jenie Kumala Dewi atau Jenie Feng Shui menjelaskan bahwa posisi tersebut kurang dianjurkan karena dipercaya membawa energi yang kurang baik bagi penghuni kamar.
"Kasur kakinya menghadap langsung ke pintu, terutama pintu WC, apalagi kalau ada dua pintu, satu pintu masuk dan satu pintu WC, ini kurang baik secara feng shui," jelas Jenie Feng Shui melalui kanal Tiktok resminya.
Menurut Jenie, posisi tersebut melambangkan adanya energi "tertusuk" yang berpotensi mengganggu berbagai aspek kehidupan.

"Artinya penghuni yang tidur di ranjang dalam kamar tersebut berpeluang tertusuk kehidupannya, baik karier, percintaan ataupun kesehatan dan kehidupan lainnya, sehingga berpeluang sedikit kurang tenang karena ada peluang tusuk-tusuk dari pihak luar," ujarnya.
Lantas, seperti apa posisi ranjang yang baik menurut feng shui? Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Hindari Posisi Kaki Kasur Tepat Menghadap Pintu
Dalam feng shui, posisi ini sering disebut sebagai coffin position atau posisi peti mati. Maksudnya adalah ketika seseorang berbaring, kaki berada tepat sejajar dengan pintu kamar.
Posisi tersebut dipercaya membuat energi keluar masuk terlalu cepat sehingga penghuni kamar sulit mendapatkan rasa aman dan ketenangan saat beristirahat.
Jika tata letak kamar tidak memungkinkan untuk memindahkan kasur, Anda bisa mengurangi dampaknya dengan memasang bangku kecil di ujung kasur, menggunakan karpet sebagai pembatas visual, atau menata ulang furnitur agar aliran pandangan ke pintu tidak langsung menuju tempat tidur.
2. Letakkan Headboard Menempel pada Dinding Kokoh
Headboard atau sandaran kepala sebaiknya menempel pada dinding yang solid. Dalam feng shui, dinding yang kokoh melambangkan dukungan, stabilitas, dan rasa aman.
Hindari menempatkan kepala tempat tidur tepat di bawah jendela karena posisi tersebut dipercaya membuat energi mudah keluar sehingga kualitas tidur menjadi kurang optimal.
3. Usahakan Bisa Melihat Pintu dari Tempat Tidur
Meski tidak dianjurkan sejajar dengan pintu, posisi ranjang sebaiknya tetap memungkinkan penghuni melihat siapa yang masuk ke kamar.
Konsep ini dikenal sebagai commanding position dalam feng shui. Posisi tersebut dipercaya memberikan rasa aman karena penghuni dapat mengetahui kondisi sekitar tanpa harus berada tepat di depan jalur masuk energi.
4. Sisakan Ruang di Kedua Sisi Kasur
Idealnya terdapat ruang kosong di sisi kanan dan kiri tempat tidur agar aliran energi dapat bergerak dengan baik.