Siapa Nama Juru Kunci Gunung Kawi?

Ruth Meliana

Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB
Siapa Nama Juru Kunci Gunung Kawi?
Gunung Kawi (Wikimedia Commons)
baca 10 detik
  • Pesarean Gunung Kawi di Kabupaten Malang merupakan situs ziarah spiritual yang memakamkan Eyang Djoego dan Raden Mas Iman Soedjono.
  • Juru kunci keturunan bertanggung jawab menjaga kelestarian tradisi, memimpin ritual, serta membimbing peziarah sesuai aturan adat setempat.
  • Situs ini sering dikaitkan dengan mitos pesugihan, namun pengelola menekankan fokus ziarah pada nilai spiritual dan penghormatan leluhur.

Suara.com - Gunung Kawi, khususnya Pesarean Gunung Kawi di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, merupakan salah satu situs spiritual yang paling dikenal di Indonesia. Terletak di lereng gunung dengan ketinggian sekitar 2.551 mdpl, tempat ini menjadi pusat ziarah bagi ribuan peziarah setiap tahunnya.

Selain keindahan alamnya yang asri, Pesarean Gunung Kawi dikenal karena makam Eyang Djoego (Kanjeng Kyai Zakaria II) dan Eyang Raden Mas Iman Soedjono. Peran penting juru kunci yang menjaga kesakralan lokasi tersebut juga turut dikenal.

Juru kunci atau kuncen adalah penjaga makam dan situs suci yang bertugas menjaga kelestarian, memimpin ritual, serta menerima persembahan peziarah. Di Pesarean Gunung Kawi, profesi ini bersifat turun-temurun dan dipegang oleh keturunan langsung dari Eyang Raden Mas Iman Soedjono.

Mereka bukan sekadar petugas keamanan, melainkan pemegang pengetahuan sejarah, filosofi, dan adat istiadat yang mendalam. Tugas utama mereka adalah menjaga harmoni antara masyarakat, adat, alam, dan nilai spiritual.

Sejarah Singkat Pesarean dan Peran Juru Kunci

Sejarah Pesarean Gunung Kawi bermula pasca-Perang Jawa dan penangkapan Pangeran Diponegoro pada 1830.

Eyang Djoego, yang merupakan penasihat spiritual Pangeran Diponegoro, mengungsi ke Jawa Timur dan mendirikan padepokan. Beliau wafat pada 22 Januari 1871 dan dimakamkan di Gumuk Gajah Mungkur.

Kemudian, Raden Mas Iman Soedjono, putra angkatnya yang juga senapati, dimakamkan dalam satu liang lahat yang sama pada 1876. Makam ini menjadi pusat ziarah, terutama bagi masyarakat Tionghoa-Indonesia yang datang memohon rezeki atau kesembuhan.

Juru kunci memainkan peran sentral dalam setiap kegiatan ziarah. Peziarah biasanya mendaftar syukuran di loket, membawa tumpeng atau bunga, dan juru kunci yang menerima serta menyampaikan persembahan ke depan makam.

Ada juga ritual khusus seperti Gebyar Ritual 1 Suro, malam Kamis Kliwon, atau Jumat Legi, yang sering dipimpin oleh juru kunci keturunan.

baca juga

Pohon Dewandaru yang ditanam Eyang Djoego juga menjadi simbol, di mana peziarah menunggu daun atau buah gugur sebagai jimat keberuntungan. Air janjam dari guci kuno pun sering digunakan untuk pengobatan tradisional.

Nama-Nama Juru Kunci Gunung Kawi yang Dikenal

Karena sifat turun-temurun, tidak ada satu nama tunggal yang mewakili selamanya. Beberapa nama juru kunci yang pernah tercatat dan dikenal publik antara lain:

H.R. Soeryowidagdo dan H.R. Tjandra Jana, yang disebut dalam catatan sejarah dan buku Pesarean Gunung Kawi.

Pak Sunarko (atau Mbah Sunarko/Narko), juru kunci yang telah mengabdi sejak tahun 1970-an. Beliau sering muncul dalam berbagai wawancara media dan video viral, termasuk klarifikasi mengenai isu pesugihan. Pak Sunarko menegaskan bahwa situs ini adalah tempat ziarah dan meditasi mendekatkan diri kepada Tuhan, bukan tempat praktik mistis negatif.

Di Kraton Gunung Kawi (petilasan di atas pesarean), terdapat juru kunci seperti Bapak Agus dan Mas Heru yang aktif melestarikan budaya dan tradisi lokal.

Situs resmi Pesarean Gunung Kawi menekankan bahwa juru kunci resmi hanya bertugas di area makam dan tidak menawarkan jasa di luar ketentuan.

Peziarah diimbau menghubungi nomor resmi (0877 5568 4239) untuk janji temu dan selalu waspada terhadap oknum yang mengaku juru kunci.

Popularitas dan Kontroversi Gunung Kawi

Pesarean Gunung Kawi sering dikaitkan dengan cerita pesugihan atau pencarian kekayaan. Kisah sukses pengusaha seperti Ong Hok Liong yang mengubah merek rokok menjadi Bentoel setelah berziarah menjadi legenda yang turun-temurun.

Namun, juru kunci resmi seperti Pak Sunarko kerap menepis anggapan bahwa tempat ini melibatkan tumbal atau perjanjian dengan makhluk gaib. Mereka menekankan nilai spiritual Islam, akulturasi budaya Jawa-Tionghoa, dan penghormatan terhadap leluhur.

Popularitas ini membawa dampak positif bagi ekonomi lokal, dengan adanya penginapan, warung makan, dan stan bunga.

Namun, juga menimbulkan tantangan seperti pengelolaan keramaian dan pelestarian kesucian. Pemerintah Kabupaten Malang pernah mencanangkan Desa Wonosari sebagai Desa Wisata Ritual Gunung Kawi sejak 2002.

Pada akhirnya, juru kunci Gunung Kawi bukanlah figur tunggal dengan nama tetap, melainkan representasi keturunan Eyang Djoego dan Eyang Iman Soedjono yang menjaga warisan spiritual. Mereka adalah penerus nilai-nilai kesederhanaan, harmoni, dan keimanan.

Bagi peziarah Gunung Kawi, bertemu juru kunci berarti mendapat bimbingan doa dan cerita sejarah yang kaya. Bagi masyarakat luas, mereka menjadi simbol pelestarian budaya di tengah modernisasi.

Jika Anda berencana berkunjung Gunung Kawi, hormatilah aturan setempat, ikuti prosedur resmi, dan niatkan ziarah dengan hati suci. Gunung Kawi bukan sekadar tempat memohon rezeki, melainkan pengingat akan perjuangan leluhur dan kekuatan doa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:05 WIB

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:39 WIB

Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat

Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:34 WIB

Terkini

4 Body Serum Efek Tone Up Bikin Kulit Lebih Cerah, Harga Murah Rp30 Ribuan

4 Body Serum Efek Tone Up Bikin Kulit Lebih Cerah, Harga Murah Rp30 Ribuan

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu

Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah

Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Bongkar 30 Pelanggaran Hukum! Tim Hukum Febrie Optimis Menang Praperadilan

Bongkar 30 Pelanggaran Hukum! Tim Hukum Febrie Optimis Menang Praperadilan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:57 WIB

Airlangga Sebut Deal Tarif RI-AS Belum Diratifikasi: Ada Masalah, Soal Kerja Paksa Sudah Beres

Airlangga Sebut Deal Tarif RI-AS Belum Diratifikasi: Ada Masalah, Soal Kerja Paksa Sudah Beres

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:57 WIB

Orang Asing Jadi Bos, Deretan Jajaran Komisaris dan Direksi DSI

Orang Asing Jadi Bos, Deretan Jajaran Komisaris dan Direksi DSI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:55 WIB

6 Warna Dompet Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah menurut Feng Shui

6 Warna Dompet Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Geger Korupsi di Unsoed, Mahasiswa Tuntut Hapus Praktik 'Titipan' di Jalur Mandiri

Geger Korupsi di Unsoed, Mahasiswa Tuntut Hapus Praktik 'Titipan' di Jalur Mandiri

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan

Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:48 WIB

×