Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang

Vania Rossa

Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:34 WIB
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meresmikan Creative Beauty Ecosystem Center di Malang. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meresmikan PT Kosmetika Cantik Indonesia di Malang pada Kamis, 30 Juli 2026.
  • Menekraf meninjau fasilitas teknologi AI Skin Type Detector serta studio konten digital dalam kunjungan kerja ke unit bisnis J99 Corp.
  • Pemerintah mendorong pelaku industri kreatif memperluas pasar global guna memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Indonesia.

Suara.com - Industri kecantikan kini tak lagi hanya berbicara soal produk skincare dan kosmetik. Di balik sebuah produk kecantikan, terdapat ekosistem yang melibatkan teknologi, kreativitas, produksi konten, distribusi, hingga strategi pemasaran digital.

Gambaran mengenai perkembangan industri tersebut terlihat saat Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit bisnis J99 Corp di Malang, Jawa Timur, Kamis (30/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Teuku Riefky meresmikan PT Kosmetika Cantik Indonesia (KCI) sebagai Creative Beauty Ecosystem Center yang berada di kawasan kantor pusat MS GLOW. Lokasinya terintegrasi dengan fasilitas unit bisnis transportasi premium Juragan 99 Trans.

Bagi Menekraf, perkembangan industri kecantikan menjadi salah satu contoh bagaimana sektor kreatif dapat berkembang melampaui produk dan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih luas.

"Apa yang dilakukan Mas Gilang dan Mbak Shandy bukan hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga menjadi kebanggaan bangsa. Yang dibangun bukan hanya bisnis untuk kepentingan sendiri, melainkan sebuah ekosistem yang memberikan manfaat dan dampak ekonomi bagi begitu banyak orang," ujar Teuku Riefky.

Menurutnya, industri kecantikan memiliki posisi penting dalam perkembangan ekonomi kreatif nasional karena mempertemukan berbagai bidang, mulai dari kreativitas, teknologi hingga pemasaran digital.

Melihat Teknologi di Balik Industri Beauty

Dalam kunjungannya, Teuku Riefky tidak hanya mengikuti prosesi peresmian. Ia juga melihat langsung aktivitas kreatif dan teknologi yang digunakan dalam pengembangan bisnis kecantikan.

Saat melakukan office tour, Menekraf melihat sejumlah fasilitas yang digunakan untuk mendukung aktivitas digital perusahaan, termasuk teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI Skin Type Detector yang dapat membantu pengguna mengenali jenis kulit.

baca juga

Ia juga melihat area produksi konten dan fasilitas livestreaming. Terdapat lima studio yang dapat digunakan secara bersamaan untuk mendukung berbagai kebutuhan konten dan komunikasi merek.

Perkembangan ini menunjukkan bagaimana industri beauty semakin dekat dengan dunia digital. Konten, teknologi interaktif, hingga pengalaman konsumen kini menjadi bagian dari cara produk kecantikan berkomunikasi dengan pasar.

Founder J99 Corp dan MS GLOW, Shandy Purnamasari, mengatakan integrasi berbagai unit bisnis tersebut ditujukan untuk menciptakan ekosistem yang lebih luas.

"Creative Beauty Ecosystem Center adalah wadah kami untuk menyatukan teknologi, kreativitas pascaproduksi, dan inklusivitas," kata Shandy.

Komitmen terhadap inklusivitas juga menjadi salah satu hal yang ditonjolkan dalam pengembangan ekosistem tersebut, termasuk dengan memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya.

Ada Produk Kosmetik Bertanda Tangan Menteri

Ada pula momen menarik saat Teuku Riefky mengunjungi area pergudangan. Ketika melihat proses pengemasan produk, ia membubuhkan tanda tangan pada kemasan produk MS GLOW Beauty dan MS GLOW For Men.

Produk yang telah ditandatangani tersebut tidak disimpan sebagai memorabilia. Kemasan itu justru dimasukkan ke dalam proses distribusi reguler.

Artinya, konsumen yang membeli produk tersebut secara daring maupun luring berpeluang mendapatkan produk dengan tanda tangan Menekraf.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan melihat armada bus premium Juragan 99 Trans. Unit bisnis tersebut menjadi bagian dari ekosistem J99 Corp yang bergerak di sektor transportasi dan mendukung mobilitas wisatawan.

Bagi Kementerian Ekonomi Kreatif, keterhubungan antara beauty, teknologi, konten digital, transportasi, dan pariwisata menjadi gambaran bagaimana berbagai subsektor kreatif dapat saling terhubung.

Teuku Riefky mengatakan pemerintah akan terus mendorong pelaku industri kreatif agar tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga mampu membawa produk Indonesia ke pasar global.

"Kami berharap MS GLOW dan J99 Corp terus berkembang, semakin sukses, dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Indonesia membutuhkan lebih banyak pelaku usaha yang mampu membangun ekosistem yang berdampak bagi masyarakat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berburu Ragam Produk Kecantikan di Jakarta X Beauty 2026

Berburu Ragam Produk Kecantikan di Jakarta X Beauty 2026

Foto | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:05 WIB

Elara Skin Indonesia Resmi Luncurkan Rangkaian Skincare Berbasis EXO3 Technology

Elara Skin Indonesia Resmi Luncurkan Rangkaian Skincare Berbasis EXO3 Technology

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:43 WIB

Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia

Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:01 WIB

Terkini

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

×