- Wajan stainless steel memiliki daya tahan korosi tinggi, aman bagi kesehatan, serta tidak menggunakan lapisan antilengket sintetis yang mudah terkelupas.
- Konsumen perlu memperhatikan kandungan kromium, nikel, konstruksi lapisan, ukuran, serta kompatibilitas kompor sebelum membeli wajan tersebut.
- Berbagai merk seperti BIMA, Nuclad Edel, dan ZEBRA menawarkan wajan stainless steel berkualitas dengan harga dan spesifikasi beragam.
Suara.com - Wajan stainless steel semakin banyak dipilih karena dikenal awet, tahan terhadap korosi, dan tidak memiliki lapisan antilengket yang mudah terkelupas.
Namun, wajan stainless steel yang bagus merk apa tentu bergantung pada material, konstruksi, ukuran, hingga kebutuhan memasak.
Wajan stainless steel jenis 304 umum digunakan untuk peralatan yang bersentuhan dengan makanan.
Berikut panduan yang bisa menjadi pertimbangan sebelum membeli.
Kelebihan Wajan Stainless Steel
Salah satu kelebihan utama wajan stainless steel adalah daya tahannya. Material ini relatif kuat dan tahan terhadap korosi sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.
Jenis stainless steel 304 contohnya, banyak digunakan untuk peralatan yang bersentuhan dengan makanan karena memiliki kandungan kromium dan nikel yang membantu memberikan ketahanan terhadap korosi.
Wajan stainless steel juga umumnya tidak memiliki lapisan antilengket sintetis. Artinya, pengguna tidak perlu khawatir lapisan antilengket tergores atau mengelupas.
Dari sisi kesehatan, wajan stainless steel juga tidak mengandung bahan kimia seperti PFOA atau PTFE sehingga dianggap lebih aman.
Meski begitu, makanan tetap dapat menempel jika teknik penggunaannya kurang tepat. Wajan perlu dipanaskan dengan benar dan menggunakan minyak secukupnya agar makanan lebih mudah dilepaskan.
Tips Memilih Wajan Stainless Steel
Sebelum mencari tahu wajan stainless steel yang bagus merk apa, perhatikan beberapa hal berikut.
1. Perhatikan kandungan kromium dan nikel
Hal yang membedakan wajan stainless steel adalah pada kandungan kromium dan nikel. Kromium membantu meningkatkan ketahanan terhadap korosi, sedangkan nikel berperan dalam ketahanan korosi dan karakteristik material.
Makin tinggi kandungan nikel, umumnya wajan akan makin tahan terhadap korosi. Dari segi harga pun cenderung lebih mahal. Berikut contoh yang banyak di pasaran.
- Stainless Steel 304 / Seri 18/8 atau 18/10: Memiliki kandungan kromium dan nikel yang seimbang untuk standar food grade. Sangat tahan karat, awet, dan menjadi standar emas peralatan dapur.
- Stainless Steel 316: Memiliki kadar nikel dan kromium di atas 304 serta tambahan molibdenum. Memiliki ketahanan paling prima terhadap korosi, panas ekstrem, dan garam.
2. Cek konstruksi atau lapisannya
Wajan dengan konstruksi 3-ply, 5-ply, atau fully clad memiliki beberapa lapisan material yang dirancang untuk membantu distribusi panas. Ada pula model dengan capsule base atau double bottom yang hanya memperkuat bagian dasar wajan.