LINIMASA - Mandi wajib merupakan ibadah yang harus dilakukan setelah suami istri berhubungan badan.
Pasangan suami istri baru wajib mengetahui cara mandi wajib yang benar setelah berhubungan badan yang benar dan sesuai dengan syari’at.
Syarat Air untuk Mandi Wajib
( (2/ 211
Artinya : dari Safinah dia berkata, “Abu Bakar, sahabat Rasulullah SAW berkata, “Dahulu Rasulullah SAW mandi dengan satu Sha’ air (empat Mudd), dan bersuci (wudhu) dengan satu Mudd.” (H.R.Muslim)
Ukuran Sho’ adalah setara dengan empat Mudd, sementara satu Mud setara dengan 4/3 Rithl (pendapat Hanafiyyah, Setara dengan dua Rithl).
Satu Sha’ setara dengan 2,748 liter atau 2172 Gram, sementara satu Mud setara dengan 0,687 Liter atau 543 Gram.
Selain itu, air yang digunakan untuk mandi wajib juga harus suci dan mensucikan.
Tata Cara Mandi Wajib Ala Rasulullah SAW

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, istri Nabi Muhammad SAW, Sayyidah Aisyah Radhiallahu Anhu menjelaskan bagaimana Rasulullah SAW mandi wajib.
Baca Juga: Artis AZ Ditangkap dalam Kasus Narkoba, Begini Kata Polisi
"Dari Aisyah istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat. lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala. Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya." (HR. Al Bukhari)
Berdasarkan hadits di atas, dapat disimpulkan tata cara mandi junub setelah berhubungan badan adalah sebagai berikut:
1. Niat Mandi Wajib
2. Mencuci kedua telapak tangan
3. Berwudhu seperti wudhu shalat.
4. Memasukan jari-jarinya ke dalam air lalu menggosokannya ke kulit kepala.