LINIMASA - Kehidupan rumah tangga Arya Saloka dengan Putri Anne akhir-akhir ini menjadi pusat perhatian publik.
Banyak netizen yang menduga bahwa Arya Saloka dan Putri Anne sudah bercerai.
Hal itu berawal saat keduanya sama-sama menghapus foto kebersamaannya di instagram masing-masing.
Bahkan baru-baru ini beredar narasi yang menyebutkan bahwa Arya Saloka siap gugat hak asuh Ibrahim karena Putri Anne sudah berani bawa anaknya ke pesta miras.
Kabar tersebut di unggah oleh kanal YouTube OFFI CHANEEL pada Senin (3/7/2023) dengan judul "Wawancara eksklusif silet, Arya siap gugat hak asuh Ibrahim perihal PA yg berani bawa anak pesta miras".
Dalam thumbnail video terlihat foto Arya Saloka tengah diwawancarai oleh awak media.
Selain itu, terlihat juga foto Putri Anne tengah mempromosikan barang endorse-nya.
![Thumbnail video yang mengklaim Arya Saloka siap gugat hak asuh Ibrahim lantaran Putri Anne berani bawa anaknya ke pesta miras. [/YouTube OFFI CHANEEL]](https://media.suara.com/suara-partners/linimasa/thumbs/1200x675/2023/07/04/1-aryasaloka.png)
Namun, benarkah kabar tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran linimasa.com, klaim yang menyebut bahwa Arya Saloka siap gugat hak asuh Ibrahim karena Putri Anne sudah berani bawa anaknya ke pesta miras adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 11 menit 36 detik itu, tidak ditemukan informasi sesuai dengan judul video.
Video tersebut berisi wawancara Arya Saloka saat ditanya terkait perayaan Idul Adha 2023.
Bahkan tidak ada pernyataan dari Arya Saloka bahwa ia akan menggugat hak asuh putranya karena Putri Anne sudah membawa anaknya pesta miras.
Hingga kini, Arya Saloka masih berstatus sebagai suami dari Putri Anne.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan informasi yang menyebut Arya Saloka siap gugat hak asuh Ibrahim karena Putri Anne sudah berani bawa anaknya ke pesta miras adalah keliru alias berita hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].