Sopir Audi A8 yang Dituding Tabrak Mahasiswi Unsur Muncul ke Publik, Bantah Polisi

Metro | Suara.com

Jum'at, 27 Januari 2023 | 21:18 WIB
Sopir Audi A8 yang Dituding Tabrak Mahasiswi Unsur Muncul ke Publik, Bantah Polisi
Sugeng, sopir Audi A8 yang dituding menabrak mahasiswi Unsur, Selvi Amalia Nuraeni, membantah tudingan polisi.Foto: Ilustrasi kecelakaan motor. (Istimewa)


Sopir mobil Audi A8 yang dituding polisi sebagai penabrak Selvi Amalia Nuraeni, mahasiswi Universitas Suryakencana (Unsur) akhirnya muncul ke publik. Ia membantah tuduhan polisi sebagai pelaku penabrakan.

Sugeng, lelaki berusia 43 tahun itu, mengaku berprofesi sebagai sopir. Saat kejadian tabrakan, ia sedang mengantar majikannya seorang lelaki lanjut yang dalam jumpa pers pada Jumat (27/1/2023) duduk di sampingnya.

"Nama saya Sugeng, saya adalah driver Audi yang diberitakan selama ini," kata Sugeng dalam video yang beredar di Twitter. Selain ditemani oleh majikannya, ia juga didampingi oleh istri dari majikannya tersebut.

Sugeng tidak merinci siapa dua majikan yang menemaninya tersebut dalam jumpa pers itu.

Lebih lanjut Sugeng bercerita bahwa ia tidak menerobos masuk dalam rombongan polisi saat terjadi kecelakaan yang merengut nyawa Selvi tersebut.

"Saya mengikuti, saya mengira dan melihat saat itu tidak ada lagi mobil dari anggota, saya berjalanlah mengikuti iring-iringan. Bukan berarti saya liar, karena saya mengikuti dan memang diketahui bapak yang di depan," lanjut Sugeng, yang mengaku baru seminggu bekerja untuk majikannya tersebut.

Mengikuti rombongan polisi, Sugeng mengaku berada di urutan paling belakang. Saat mendekati lokasi kecelakaan, ia mengaku melihat motor yang sudah oleng dan mau jatuh. Karenanya ia mengarahkan mobilnya ke bagian kiri jalan untuk menghindar.

"Saya spontan ke kiri. Kendaraan saya menghindar," terang Sugeng.

Meski sudah menghindar, lanjut Sugeng, ia mendengar suara yang diyakini sebagai tabrakan. Karenanya ia memelankan mobil, hendak memeriksa.

Ketika itu, Sugeng menambahkan, kondisi lalu-lintas cukup padat sehingga sukar bagi dirinya atau pengendara lain untuk melaju dengan kecepatan tinggi.

"Saya di bawah 40 (km/jam), pelan," beber dia.

Tetapi sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian Sugeng melihat banyak warga yang mengejarnya. Dia memutuskan untuk berhenti dan meladeni mereka yang mengejar. Ia mengambil ponsel untuk merekam. Saat berhadapan dengan warga itu, Sugeng dimarahi dan dituduh sebagai penabrak Selvi.

Kepada warga Sugeng menjelaskan bahwa bukan mobilnya yang menabrak, sambil memperlihatkan kondisi mobil yang tidak mengalami lecet atau penyok akibat benturan dengan motor Selvi.

Setelah melihat kondisi mobil yang mulus itu, demikian cerita Sugeng, warga yang marah pun minta maaf dan mempersilahkan dirinya melanjutkan perjalanan.

Sugeng menambahkan bahwa ada dua mobil lain yang mengikut rombongan polisi itu di belakangnya. Tetapi dia tidak bisa memastikan siapa pemilik mobil tersebut.

"Setahu saya hitam, Pak," kata Sugeng saat ditanya wartawan tentang mobil yang berada di belakangnya tersebut.

Sebelumnya polisi mengatakan bahwa Audi A8 yang mengikuti rombongan polisi yang telah menabrak Selvi, mahasiswi Unsur, di Cianjur pada 20 Januari lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usut Kasus Mobil Sedan Mewah Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur, Polda Jabar Pastikan Tak Ada yang Ditutup-tutupi

Usut Kasus Mobil Sedan Mewah Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur, Polda Jabar Pastikan Tak Ada yang Ditutup-tutupi

Jabar | Jum'at, 27 Januari 2023 | 21:15 WIB

Rekaman CCTV Diungkap, Kronologi Tewasnya Selvi Mahasiswi Cianjur Makin Jelas

Rekaman CCTV Diungkap, Kronologi Tewasnya Selvi Mahasiswi Cianjur Makin Jelas

News | Jum'at, 27 Januari 2023 | 13:53 WIB

TKW Viral Minta Pertolongan Berhasil Ditemukan di Arab, Pemerintah Datangi Majikan

TKW Viral Minta Pertolongan Berhasil Ditemukan di Arab, Pemerintah Datangi Majikan

News | Jum'at, 27 Januari 2023 | 08:59 WIB

Terkini

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 23:26 WIB

Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi

Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:04 WIB

Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan

Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan

Jabar | Kamis, 16 April 2026 | 22:57 WIB

Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian

Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 22:56 WIB

IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku

IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 22:30 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB