Matamata - Presiden Rusia Vladimir Putin menerima usulan dari Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membuat tim pencari fakta di Ukraina. Putin sepakat menerima usulan Merkel melalui pembicaraan telepon di antara keduanya, Minggu (2/2/2014) malam.
Dalam pembicaraan tersebut, Merkel menuding Putin melanggar hukum internasional dengan langkahnya mengintervensi Crimea. Putin pun akhirnya sepakat untuk membentuk misi penyelidikan atau kelompok kontak untuk membuka dialog dengan Ukraina. Kemungkinan, tim tersebut akan bekerja di bawah Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE).
Sebelumnya dikabarkan, negara-negara barat mengecam rencana Rusia mengintervensi Ukraina.
Merkel mengatakan bahwa intervensi adalah bentuk pelanggaran atas komitmen Rusia terhadap memorandum jaminan keamanan yang dibuat di Budapest tahun 1994. Dalam memorandum tersebut, Rusia berkomitmen untuk menghormati kemerdekaan dan kedaulatan Ukraina. (Antara/AFP)