Suara.com - Ratusan orang demonstrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (3/3/2014) siang. Unjuk rasa dilakukan untuk mendorong penyidik KPK segera membongkar dugaan korupsi pengadaan bus gandeng (articulated) Transjakarta dan bus kota terintegrasi busway (BKTB).
"KPK seharusnya bisa langsung melakukan penyadapan terhadap pejabat terkait yang ditengarai terlibat dalam tender pengadaan proyek transportasi massal itu," kata demonstran yang tergabung dalam Fraksi Anti Korupsi.
Dugaan korupsi dalam pengadaan bus semakin kuat, katanya, setelah Inspektorat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menemukan kejanggalan dalam prosedur lelang bus.
Selain itu, katanya, inspektorat juga menemukan bukti fisik bus yang dibeli dari Cina itu sudah rusak, padahal baru seminggu beroperasi. Kerusakan yang ditemukan, antara lain pintu otomatis macet, tutup filter oli berkarat serta spedometer tidak berfungsi.