Hilangnya Malaysia Airlines Mirip Kasus Pesawat Air France

Ruben Setiawan

Senin, 10 Maret 2014 | 18:38 WIB
Hilangnya Malaysia Airlines Mirip Kasus Pesawat Air France
Ilustrasi pesawat Airbus A330 milik Air France. (Shutterstock)

Suara.com - Hingga kini, puluhan kapal dan pesawat dari berbagai negara masih mencari pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014). Belum diketahui pula apa yang membuat pesawat Boeing 777-200 tersebut menghilang tanpa jejak tanpa adanya panggilan darurat terlebih dahulu.

Tidak adanya kontak serta hilangnya pesawat dari radar secara tiba-tiba sangat jarang terjadi. Peristiwa ini mengingatkan pada hilangnya pesawat milik maskapai Air France pada tahun 2009 silam.

Pesawat Airbus A330 milik Air France bernomor penerbangan 447 tersebut hilang dalam perjalanan dari Rio de Janeiro menuju Paris. Tak ada sinyal panggilan darurat sebelum pesawat hilang. Pesawat membawa 228 penumpang dan awak.

Kotak hitam pesawat itu sendiri, yang berisi rekaman data penerbangan dan percakapan kokpit pesawat, baru bisa ditemukan dua tahun setelah pesawat hilang. Baru pada tahun 2012, tim penyelidik kecelakaan penerbangan Perancis (BEA) mengeluarkan hasil penyelidikannya.

BEA mengungkap bahwa salah satu instrumen vital pesawat yaitu sensor kecepatan pesawat atau pitot tube, berhenti berfungsi. Sensor kecepatan tersebut membeku saat pesawat sedang melewati badai petir.

Akibatnya, mode auto pilot pesawat pun tidak berfungsi sehingga kendali pesawat dikembalikan sepenuhnya kepada para pilot. Saat mencoba menembus turbulensi udara, pilot Air France salah mendiagnosa kondisi yang mereka hadapi. Hal itu terjadi karena pitot tube memberikan data yang tidak akurat kepada para pilot.

"Terlepas dari gejala tersebut, para kru tidak sadar kalau mereka mengalami stall dan terlambat melakukan manuver penyelamatan," bunyi laporan penyelidikan tersebut.

Ketika mode auto pilot tidak aktif, seorang ko-pilot mengangkat hidung pesawat sehingga terjadi aerodynamic stall, yang artinya kecepatan pesawat tidak cukup untuk mempertahankan gaya angkat pesawat.

Sejak munculnya peringatan stall pada pukul 2.10 dini hari, hingga pesawat hilang kontak empat menit kemudian, pilot sama sekali tidak mengirim sinyal panggilan darurat karena terlalu sibuk mengendalikan pesawat. (ABC News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2024 | 20:04 WIB

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 16:51 WIB

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

News | Kamis, 18 April 2024 | 19:11 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB