Brimob Bubarkan Paksa Bentrok Antarsuku, Dua Warga Tewas

Liberty Jemadu

Selasa, 11 Maret 2014 | 23:34 WIB
Brimob Bubarkan Paksa Bentrok Antarsuku, Dua Warga Tewas
Ilustrasi anak-anak di mobil anggota polisi, Brimob (Antara/ Rahmad).

Suara.com - Dua warga dilaporkan tewas saat aparat kepolisian membubarkan secara paksa bentrok dua kelompok warga di Djayanti-Mayon, Timika, Papua, Selasa petang (11/3/2014).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Sulistyo Pudjo Hartono yang dihubungi dari Timika, Selasa malam mengatakan kedua korban tewas itu Joen Wandegau dan Ekpinus Togime.

Jenazah kedua korban hingga kini masih disemayamkan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika untuk menjalani autopsi.

"Jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk kepentingan autopsi," jelas Pudjo.

Ia mengaku belum mengetahui secara detail kronologi kematian kedua korban yang diduga akibat terkena serpihan peluru aparat saat membubarkan secara paksa dua kelompok yang terlibat bentrokan di Djayanti-Mayon Timika tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, bentrokan mematikan itu berawal ketika salah satu kelompok menggelar ritual adat pembakaran jenazah almarhum Kewen Jewame, yang tewas dalam bentrokan Selasa pagi.

Ritual itu berubah ricuh saat sejumlah orang yang terlibat dalam ritual mulai melepaskan anak panah ke arah kelompok massa lain yang berada di seberang jembatan. Beberapa orang di antaranya bahkan nekad menembus blokade aparat yang bersiaga dengan senjata lengkap di dekat jembatan yang memisahkan permukiman warga Suku Moni dan Dani.

Melihat itu, aparat menghalau kelompok warga Suku Moni menggunakan kendaraan water canon sembari menembakkan gas air mata ke arah massa kelompok Suku Moni.

Tidak terima dengan perlakuan itu, massa kemudian berbalik menyerang aparat dengan melepaskan anak panah. Salah seorang anggota Brimob Detasemen A Polda Papua dari Jayapura yang diperbantukan ke Timika untuk mengatasi bentrokan warga Djayanti dilaporkan terluka terkena anak panah yang dilepas massa Suku Moni.

"Akibat penyerangan dari warga Suku Moni itu, satu anggota kami bernama Briptu Eka Suprianto terkena panah di bagian leher. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis," jelas Pudjo.

Mendapat perlawanan sengit dari massa, aparat kemudian menghalau mereka dengan melakukan tindakan tegas.

Beberapa saat setelah itu, sejumlah ibu membawa kedua korban yang sudah tergeletak tak bernyawa ke jembaan dekat tenda aparat, kemudian mengevakuasi korban ke RSMM Timika.

Pada Selasa siang, aparat kepolisian menyisir lokasi permukiman warga Moni dan Dani di Djayanti-Mayon untuk mengambil senjata tradisional yang digunakan untuk saling menyerang.

Pudjo menegaskan, tindakan aparat kepolisian yang membubarkan secara paksa bentrok warga Moni dan Dani di Djayanti-Mayon, Timika itu sudah sesuai prosedur tetap kepolisian. Selama lebih kurang dua bulan, katanya, polisi sudah berupaya maksimal untuk mendamaikan dua kelompok yang terlibat konflik tersebut.

"Kami sama sekali tidak menghendaki adanya korban tewas dari kedua kelompok. Makanya kami terus mengupayakan agar kedua kelompok ini segera berdamai. Namun kenyataannya, mereka kembali lagi terlibat bentrokan hingga beberapa orang warga dari kedua kelompok meninggal dunia," jelas Pudjo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Menko Polkam Dukung Humanity Approach Polda Papua Barat Daya Bersama TNI dan Pemda

Menko Polkam Dukung Humanity Approach Polda Papua Barat Daya Bersama TNI dan Pemda

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Polri Kerahkan 200 Brimob Tangani Karhutla, Tanjung Puting Jadi Perhatian

Polri Kerahkan 200 Brimob Tangani Karhutla, Tanjung Puting Jadi Perhatian

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Terkini

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×