Hikmah Kisruh PPP: Ketua Umum Partai Tak Boleh Otoriter

Siswanto

Jum'at, 25 April 2014 | 15:42 WIB
Hikmah Kisruh PPP: Ketua Umum Partai Tak Boleh Otoriter
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilaturahmi ke markas PPP. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Partai Persatuan Indonesia (PPP) kubu Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA) dan kubu Wakil Ketua Umum Emron Pangkapi kini islah lagi.

Kedua tokoh sempat berkonflik sampai terjadi pecat memecat. Kasus itu terjadi setelah SDA bermanuver dengan mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden.

Pada waktu itu, kubu Emron menganggap langkah politik SDA tidak sesuai dengan hasil Mukernas II di Bandung, 7-9 Februari 2014. Hasil Mukernas adalah PPP hanya memunculkan tujuh nama untuk bakal calon presiden. Ketujuh nama tersebut adalah SDA, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Bupati Kutai Timur Isran Noor, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie, dan politisi Partai Kebangkitan Bangsa Khofifah Indar Parawansa.

Konflik di internal PPP memberikan hikmah di dunia politik.

Menurut politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar) Zainal Bintang hikmah yang dapat dipetik dari balik konflik PPP adalah seorang ketua umum partai tidak boleh otoriter atau tidak boleh berjalan sendiri dengan menafikan aturan main partai (konstitusi).

"Artinya, konflik PPP membuktikan bahwa dalam politik tidak ada yang bernama 'harga mati,'" kata Wakil Ketua Dewan Pertimbangan DPP Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) ini kepada suara.com, Jumat (25/4/2014).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisruh Selesai, PPP Konsentrasi Lagi Pada Tujuh Nama Capres

Kisruh Selesai, PPP Konsentrasi Lagi Pada Tujuh Nama Capres

News | Jum'at, 25 April 2014 | 10:12 WIB

Setelah Poros Indonesia Raya, Muncul Lagi Ide Poros Keumatan

Setelah Poros Indonesia Raya, Muncul Lagi Ide Poros Keumatan

News | Jum'at, 25 April 2014 | 06:39 WIB

Kisruh PPP Diakhiri dengan Permintaan Maaf Suryadharma Ali

Kisruh PPP Diakhiri dengan Permintaan Maaf Suryadharma Ali

News | Kamis, 24 April 2014 | 13:24 WIB

Kisruh PPP, Kubu Suryadharma dan Kubu Emron Sudah Damai

Kisruh PPP, Kubu Suryadharma dan Kubu Emron Sudah Damai

News | Rabu, 23 April 2014 | 15:55 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×