Banyak Kehilangan Kursi, Gerindra Gugat Hasil Penghitungan Suara KPU

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 10 Mei 2014 | 12:33 WIB
Banyak Kehilangan Kursi, Gerindra Gugat Hasil Penghitungan Suara KPU
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto [Suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tak puas dengan rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu Legislatif 2014 Komisi Pemilihan Umum (KPU). Partai yang mengusung calon presiden Prabowo Subianto ini sedang menyiapkan langkah hukum untuk menggugat hasil Pileg ke lembaga Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami belum menerima sepenuhnya. Ini masih banyak protes," kata Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi kepada suara.com, Sabtu (10/5/2014).

Suhardi menjelaskan partainya protes karena menilai banyak kehilangan kursi di sejumlah daerah pemilihan (dapil), padahal seharusnya yang diraih Gerindra di atas angka saat ini.

Suhardi belum dapat menjelaskan secara keseluruhan, Partai Gerindra kehilangan kursi di dapil mana saja. Ia hanya menyebutkan beberapa di antaranya, seperti di Provinsi Papua dan Provinsi Sulawesi Selatan. "Papua mestinya tambah dua kursi lagi," kata Suhardi.

Ketika dihubungi suara.com, Suhardi mengatakan sedang sangat sibuk sehingga belum dapat memberikan menjelaskan lebih jauh, misalnya mengenai bentuk modus pelanggaran di dapil-dapil tersebut.

Langkah Partai Gerindra saat ini adalah menyiapkan seluruh data administrasi dan selanjutnya mengajukan gugatan ke lembaga MK.

PKS Juga Ajukan Gugatan

Partai Keadilan Sejahtera juga tidak puas dan memutuskan untuk menggugat rekapitulasi hasil penghitungan suara, ke lembaga MK.

Juru bicara PKS Mardani Ali Sera menyebutkan ada kecurangan di empat daerah pemilihan, antara lain Jawa Tengah 1, Maluku Utara, dan Sumatera Utara.

“Jadi kita akan memasukkan gugatan tersebut besok. Ini dilakukan karena pada empat dapil tersebut PKS dicurangi, satu kursi yang seharusnya menjadi milik PKS justru hilang. Ada banyak faktor penyebabnya, mulai dari kesalahan penyelenggara seperti PPS, PPK dan KPU daerah dan ada juga karena pencurian suara,” kata Mardani kepada suara.com.

Diwartakan sebelumnya, lembaga KPU mengumumkan rekapitulasi penghitungan suara hasil Pileg 9 April 2014 pada Jumat (9/5/2014) malam. PDI Perjuangan berada di urutan pertama dengan perolehan 23.681.471 suara (18,95 persen). Urutan kedua ditempati Partai Golkar dengan 18.432.312 (14,75 persen), sedangkan Partai Gerindra di urutan yang ketiga dengan 14.760.371 (11,81 persen).

Sementara PKS menempati posisi tengah dengan 8.480.204 suara (6,79 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klaim KPU tentang Partisipasi Pemilih 75 Persen Diragukan

Klaim KPU tentang Partisipasi Pemilih 75 Persen Diragukan

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 10:02 WIB

KPU Buka Pendaftaran Capres-Cawapres 18-20 Mei

KPU Buka Pendaftaran Capres-Cawapres 18-20 Mei

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 08:45 WIB

Suara Versi KPU Turun, Wasekjen PDIP Terkejut

Suara Versi KPU Turun, Wasekjen PDIP Terkejut

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 08:13 WIB

Gerindra Basa-basi Ajak PDI Perjuangan Berkoalisi

Gerindra Basa-basi Ajak PDI Perjuangan Berkoalisi

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 05:00 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB