Paus Fransiskus: Awal Perjalanan Menuju Perdamaian di Palestina

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 09 Juni 2014 | 07:50 WIB
Paus Fransiskus: Awal Perjalanan Menuju Perdamaian di Palestina
Presiden Israel Shimon Peres, Rabi Ortodoks Bartholomeus I, Paus Fransiskus, Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (Reuters/Max Rossi)

Suara.com - Paus Fransiskus berharap, pertemuannya dengan Presiden Israel Shimon Peres dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas menjadi awal perjalanan untuk mengatasi perbedaan di antara kedua negara dan mencapai perdamaian.

Hal itu diungkapkan Paus usai melakukan doa bersama dengan dua pemimpin negara yang berkonflik itu di Vatican, Minggu (8/6/2014). Ini adalah untuk pertama kalinya, dua kepala negara yang saling bertikai itu dipertemukan di Vatikan oleh Paus Fransiskus.

Sebelumnya, belum pernah ada doa bersama untuk perdamaian semacam itu. Acara tersebut diadakan di taman Vatikan dan dihadiri umat Yahudi, Kristen, dan Islam. Doa-doa dipanjatkan dalam bahasa Ibrani, Inggris, Arab, dan Italia.

“Tanpa perdamaian, kami belum lengkap. Kami belum bisa menggapai misi kemanusiaan tersebut. Bahkan ketika perdamaian terlihat masih jauh, kami harus tetap mengejarnya untuk menjadi lebih dekat,” kata Peres.

“Tuhan, kami meminta kepadaMu, perdamaian di tanah suci ini, Palestina dan Yerusalem. Bersama dengan seluruh rakyat, kami meminta kepadaMu untuk membuat Palestina dan Yerusalem menjadi tanah yang aman untuk semua penganut keyakinan, tempat untuk berdoa dan memuja,” kata Abbas.

Analis dari Vatican, John L. Allen Jr mengatakan, doa bersama yang dilakukan Paus bersama Presiden Israel dan Palestina tidak bisa langsung menghasilkan hal positif dalam waktu dekat. Kata dia, kesuksesan dari acara doa bersama itu adalah fakta bahwa dua pemimpin yang tengah berkonflik itu bisa berkumpul bersama. (CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paus Adakan Doa Bersama Umat Kristiani, Yahudi dan Muslim

Paus Adakan Doa Bersama Umat Kristiani, Yahudi dan Muslim

News | Senin, 09 Juni 2014 | 02:21 WIB

PBB Prihatin Israel Bangun Permukiman Yahudi

PBB Prihatin Israel Bangun Permukiman Yahudi

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 11:36 WIB

Negara Barat Kritik Israel Atas Pembangunan Pemukiman Yahudi

Negara Barat Kritik Israel Atas Pembangunan Pemukiman Yahudi

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 11:08 WIB

Pemerintahan Baru Palestina Terbentuk, Israel Akan Tambah Ribuan Rumah

Pemerintahan Baru Palestina Terbentuk, Israel Akan Tambah Ribuan Rumah

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 03:43 WIB

Terkini

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB