Guruh Soekarnoputra: Kita Butuh Jokowi

Siswanto | Suara.com

Senin, 16 Juni 2014 | 12:42 WIB
Guruh Soekarnoputra: Kita Butuh Jokowi
Guruh Soekarnoputra (Dok. Jokowi Media Center)

Suara.com - Guruh Soekarnoputra mengatakan kesenjangan miskin dan kaya yang semakin lebar, akses pendidikan yang masih sulit dan masyarakat mengeluarkan persen pendapatan besar untuk biaya hidup, menjadi alasan utama meletakkan beban melanjutkan revolusi di pundak Jokowi.

"Revolusi kita artikan sebagai perbaikan besar-besaran dalam semua hal. Penghematan uang negara dengan mencegah kebocoran, sehingga tidak terbuang percuma," kata Guruh di acara ulang tahun Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), dalam pernyataan pers yang diterima suara.com, Senin (16/6/2014).

Guruh menambahkan jumlah orang miskin di Indonesia sekarang ini sangat banyak. Walaupun angka-angka yang dilansir pemerintah jumlahnya berkurang, secara riil, jumlah orang miskin justru bertambah.

"Apakah kita mau berdiam diri dalam situasi negeri yang semakin bobrok? Apakah kita membiarkan kesenjangan semakin melebar?" kata Guruh dengan nada tanya, yang kemudian disambut massa dengan kata "tidak."

"Oleh karena itu, mari dukung Jokowi, mari dukung perubahan. Tak ada tidak, kita perlu mendorong perubahan dan perbaikan di semau bidang," kata Guruh.

Bara JP lahir di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung, Jawa Barat, tempat Soekarno diadili tahun 1930, dengan pledoi berjudul "Indonesia Menggugat."

Sebelum orasi, Guruh membagi-bagikan kaos bergambar Jokowi kepada massa yang berjubel ke depan panggung. Dengan sabar, Guruh memberi kaos, juga membuat kuis berhadiah kemeja kotak-kotak.

Salah satu pertanyaan Guruh adalah hari lahir Pancasila. Orang yang menjawab benar, yaitu 1 Juni 1945, mendapat hadiah kemeja kotak-kotak. "Mari dukung Jokowi, mari dukung perubahan," kata Guruh.

Pemilu Presiden 2014 diikuti oleh dua pasangan capres-cawapres. Pasangan nomor urut pertama adalah Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Mereka diusung oleh Partai Gerindra, PPP, PKS, PAN, Golkar, dan PBB. Sedangkan pasangan nomor urut dua adalah Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI.

Proses pilpres saat ini baru memasuki tahap debat kandidat presiden. Pilpres akan diselenggarakan pada 9 Juli 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istri Jokowi Berjilbab, Mantan Istri Sebut Prabowo "Bapak"

Istri Jokowi Berjilbab, Mantan Istri Sebut Prabowo "Bapak"

News | Senin, 16 Juni 2014 | 03:14 WIB

Jokowi : Mau Pegang Pemerintahan, Harus Tahu Singkatan

Jokowi : Mau Pegang Pemerintahan, Harus Tahu Singkatan

News | Minggu, 15 Juni 2014 | 23:31 WIB

Jokowi: Waktunya Pendek, Jadi Tidak Bisa Total

Jokowi: Waktunya Pendek, Jadi Tidak Bisa Total

News | Minggu, 15 Juni 2014 | 23:02 WIB

 Sigma: Prabowo Kalahkan Jokowi dalam Debat Capres Tahap Kedua

Sigma: Prabowo Kalahkan Jokowi dalam Debat Capres Tahap Kedua

News | Minggu, 15 Juni 2014 | 22:53 WIB

Terkini

Riset Soroti Dampak Krisis Iklim terhadap Ketahanan Pangan di NTT dan Flores

Riset Soroti Dampak Krisis Iklim terhadap Ketahanan Pangan di NTT dan Flores

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:15 WIB

Viral Pria di Depok Halangi dan Tendang Ambulans Hingga Penyok, Kini Berakhir Diciduk Polisi

Viral Pria di Depok Halangi dan Tendang Ambulans Hingga Penyok, Kini Berakhir Diciduk Polisi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:52 WIB

Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah

Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

Nadiem Makarim Akan Jalani Operasi Saat Sidang Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Akan Jalani Operasi Saat Sidang Kasus Chromebook

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:33 WIB

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:28 WIB

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:23 WIB

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:17 WIB

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:13 WIB

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:10 WIB

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB