MUI se-Madura Dukung Penutupan Lokalisasi Dolly

Achmad Sakirin

Selasa, 17 Juni 2014 | 15:29 WIB
MUI se-Madura Dukung Penutupan Lokalisasi Dolly
Massa berunjuk rasa mendukung Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menutup lokalisasi Dolly-Jarak. [Antara/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Madura mendukung kebijakan pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkot Surabaya melakukan penutupan lokalisasi Dolly.

Tidak hanya MUI, organisasi ulama lain di Pulau Garam ini seperti Badan Silaturrahim Ulama Pesantren Madura (Bassra), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah juga mendukung, bahkan siap membantu pemerintah memberikan sumbangan pemikiran dan pembinaan moral kepada para pekerja seks komersial (PSK) yang selama ini bekerja di lokalisasi itu.

"Hari ini kami menggelar doa bersama di Grahadi Surabaya sebagai bentuk dukungan terhadap Pemprov Jatim," ujar Ketua MUI Bangkalan KH Syarifuddin Damanhuri, Selasa (17/6/2014).

Ia menjelaskan, sebagai bentuk dukungan moral, doa bersama para ulama se-Madura itu di Grahadi Surabaya bersama MUI se-Jawa Timur itu juga untuk mendoakan agar proses pembubaran tempat prostitusi itu terbesar di Asia itu berlangsung dengan aman dan lancar.

Para ulama ini berharap agar penutupan lokalisasi Dolly tersebut tidak menimbulkan gejolak antara pihak lokalisasi Dolly dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

"Kami harap semua elemen masyarakat mendukung penututpan Dolly tersebut, kami hanya mengharapkan kedamaian pasca-penutupan dilakukan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolly Ditutup, Wali Kota Makassar Minta PSK Lokal Didata

Dolly Ditutup, Wali Kota Makassar Minta PSK Lokal Didata

News | Senin, 16 Juni 2014 | 23:19 WIB

Penutupan Dolly Simbolis Digelar di Islamic Center

Penutupan Dolly Simbolis Digelar di Islamic Center

News | Senin, 16 Juni 2014 | 19:17 WIB

Penutupan Dolly Diminta Libatkan Pihak Swasta

Penutupan Dolly Diminta Libatkan Pihak Swasta

News | Senin, 16 Juni 2014 | 17:28 WIB

Warga Lokalisasi Dolly Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Warga Lokalisasi Dolly Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Senin, 16 Juni 2014 | 16:14 WIB

Warga Pendukung Rehabilitasi Dolly Mendapat Intimidasi

Warga Pendukung Rehabilitasi Dolly Mendapat Intimidasi

News | Minggu, 15 Juni 2014 | 17:15 WIB

Penutupan Dolly, Risma Bantah Tak Ada Komunikasi

Penutupan Dolly, Risma Bantah Tak Ada Komunikasi

News | Minggu, 15 Juni 2014 | 16:42 WIB

Terkini

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:46 WIB

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:39 WIB

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:33 WIB

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

×