Paus Fransiskus: Kucilkan Mafia dari Gereja Katholik

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 22 Juni 2014 | 15:08 WIB
Paus Fransiskus: Kucilkan Mafia dari Gereja Katholik
Paus Fransiskus. (Reuters/Giampiero Sposito)

Suara.com - Paus Fransiskus mengucilkan para anggota mafia Italia dari gereja Katholik. Pernyataan itu dinilai sebagai pernyataan Paus yang paling keras sejak menjabat sebagai Paus.

"Mereka yang menjalani kehidupan di jalan kejahatan, seperti halnya para mafia, mereka tidak bersama Tuhan, mereka dikucilkan," tegas Sri Paus dalam Misa di Piana di Sibari, Calabria, Italia hari Sabtu (21/6/2014).

Ini adalah pertama kalinya Paus bicara soal pengucilan. Pengucilan atau ekskomunikasi adalah kebijakan yang dikeluarkan pejabat Gereja Katholik bagi umatnya yang melakukan pelanggaran berat.

Dalam kunjungan sehari ke Calabria itu, Bapak Suci mengecam kelompok mafia setempat yang dikenal dengan sebutan 'Ndrangheta. Menurut Sri Paus, 'Ndrangheta adalah salah satu contoh "pemujaan kejahatan dan penistaan terhadap kebaikan bersama".

"Mereka harus diberitahu, Tidak! (untuk masuk gereja Katholik)" seru Sri Paus di hadapan lebih dari 100.000 orang yang berkumpul di misa tersebut.

Berdasarkan laporan, 'Ndrangheta adalah salah satu organisasi kejahatan internasional terkaya. Pemasukannya mencapai 53 miliar Euro atau sekitar Rp864 triliun per tahun. Sebagian besar datang dari hasil perdagangan kokain. (CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Korsel, Paus Fransiskus Akan Tekankan Pentingnya Rekonsiliasi

Di Korsel, Paus Fransiskus Akan Tekankan Pentingnya Rekonsiliasi

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 03:08 WIB

Paus Fransiskus: Piala Dunia Jangan Jadi Pameran Kerakusan dan Rasisme

Paus Fransiskus: Piala Dunia Jangan Jadi Pameran Kerakusan dan Rasisme

Bola | Kamis, 12 Juni 2014 | 17:16 WIB

Paus Fransiskus: Awal Perjalanan Menuju Perdamaian di Palestina

Paus Fransiskus: Awal Perjalanan Menuju Perdamaian di Palestina

News | Senin, 09 Juni 2014 | 07:50 WIB

Paus Adakan Doa Bersama Umat Kristiani, Yahudi dan Muslim

Paus Adakan Doa Bersama Umat Kristiani, Yahudi dan Muslim

News | Senin, 09 Juni 2014 | 02:21 WIB

Ayat-ayat Al Quran Akan Didaraskan di Vatikan

Ayat-ayat Al Quran Akan Didaraskan di Vatikan

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 06:03 WIB

Paus: Tidak ada Ampun Buat Uskup Pelaku Kejahatan Seksual

Paus: Tidak ada Ampun Buat Uskup Pelaku Kejahatan Seksual

News | Selasa, 27 Mei 2014 | 10:53 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB