Jokowi: Penghitungan C1 Tidak Beda dengan Hasil Quick Count

Doddy Rosadi | Suara.com

Sabtu, 12 Juli 2014 | 18:32 WIB
Jokowi: Penghitungan C1 Tidak Beda dengan Hasil Quick Count
Presiden terpilih Joko Widodo. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan hasil rekapitulasi penghitungan suara dari formulir C1 yang dilakukan Tim Sukses Jokowi-JK Jabar yang digelar di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat tidak jauh dari hasil hitung cepat.

"Hasil penghitungan suara yang dilakukan tim di Jabar sudah maksimal dan tidak jauh dengan hasil quick count. Data C1 sudah di tangan dan terima kasih kepada semuanya, data ini sebagai back up," katanya di Kota Bandung, Sabtu, (12/7/2014).

Di sela-sela menghadiri konsolidasi penghitungan suara C1 di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jabar, capres nomor urut 1 itu hadir di Sekretariat PDIP Jabar sekitar sejam sejak pukul 13.10 WIB.

Jokowi melakukan pertemuan dengan Ketua DPD PDIP Jabar Tubagus Hasanuddin, Ketua DPW Nasdem Jabar Eka Santosa serta Syaiful Huda dari PKB Jabar.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras, dan memastikan C1 sudah di tangan, sudah dipegang," katanya saat meninjau tabulasi penghitungan suara dari C1 yang dilakukan satu per satu secara real itu.

Dengan hasil penghitungan itu, kata dia, maka entry data sudah siap sehingga dapat diketahui bila ada pengurangan atau penambahan suara. "Angkanya tidak bergeser dari hasil quick count," kata Jokowi.

Namun demikian, ketika ditanyakan apakah pasangan Jokowi-JK menang atau kalah dalam Pemilu Presiden 2014 di wilayah Jawa Barat, Jokowi enggan menyebutkannya. Ia hanya tersenyum dengan gayanya yang khas.

Namun ia menegaskan, bila tabulasi sudah dilakukan dengan benar maka hasilnya jelas tidak akan berbeda dari hasil penghitungan oleh KPU.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jabar yang juga Ketua Tim Kampanye Jokowi-JK di Jawa Barat Tubagus Hasanuddin menyatakan hasil penghitungan suara berdasarkan formulir C1 dari para saksi yang berhologram sudah di tangan.

"Penghitungan C1 dilakukan satu-satu dari semua saksi di TPS di Jabar, dasar hukum sudah kita pegang 100 persen," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Terpilih Diminta Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM

Presiden Terpilih Diminta Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 19:00 WIB

Kekhawatiran PDI Perjuangan Dijegal di DPR, PAN: Itu Paranoid Saja

Kekhawatiran PDI Perjuangan Dijegal di DPR, PAN: Itu Paranoid Saja

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 16:35 WIB

Tantowi Yahya: Hasil "Quick Count" Bisa Membuat KPU Lebih Baik

Tantowi Yahya: Hasil "Quick Count" Bisa Membuat KPU Lebih Baik

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 15:59 WIB

PBHI Jakarta Minta Empat Lembaga Survei Segera Klarifikasi "Quick Count"

PBHI Jakarta Minta Empat Lembaga Survei Segera Klarifikasi "Quick Count"

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 15:33 WIB

Populi Center: Kewenangan KPI untuk Larang Penayangan "Quick Count"

Populi Center: Kewenangan KPI untuk Larang Penayangan "Quick Count"

News | Sabtu, 12 Juli 2014 | 14:59 WIB

Terkini

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB