Belum Siap Kalah, Tim Prabowo-Hatta Masih Yakin Menang

Laban Laisila | Suara.com

Senin, 21 Juli 2014 | 19:00 WIB
Belum Siap Kalah, Tim Prabowo-Hatta Masih Yakin Menang
Capres Prabowo Subianto. [Antara/Prasetyo Utomo]

Suara.com - Tim pemenangan Capres Cawapres Prabowo Hatta tetap optimistis memenangkan Pilpres, meskipun hasil rekapitulasi sementara dari Komisi Pemilihan Umum mengunggulkan pasangan Jokowi-JK.

Keyakinan tim, diklaim berdasarkan adanya data formulir C1 yang dikumpulkan sendiri dan juga berdasarkan keterangan para saksi.

"Kita masih dalam posisi yang optimistis, karena data yang kita ambil itu berasal dari data C1dan juga dari saksi-saksi. Dan berdasarkan data tersebut kita leading, bahwa posisi Prabowo Hatta memiliki perolehan suara yang unggul, tidak sedikitpun kita ragukan," kata Ali Mochtar Ngabalin di Rumah Polonia, jalan Cipinang Cimpedak 29, Jakarta Timur, Senin(21/7/2014).

Ali Mochtar menyatakan siap digugat oleh siapa pun atas kemenangan yang mereka peroleh. Namun kalau hasil KPU mengalahkan pihak Prabowo Hatta, maka mereka akan menempuh jalur hukum berdasarkan konstitusi.

"Kita semua sejak awal siap digugat, dari awal kita pikir menang. Kalau besok lain, maka kita siapkan jalur hukum,” lanjutnya.

Dia juga menyinggung pernyataan Hendropriyono dimana pada saat awal deklarasi capres dan cawapres mengatakan bahwa Pilpres ini adalah perang.

Hal tersebut dinilainya sebagai sebuah pernyataan yang mendzalimi Prabowo Hatta.

"Kami sejak awal diserang, kita tidak pernah melawan. Kita tidak bersalah, kita tetap tenang," protesnya.

Rencananya malam ini, tim pemenangan akan melakukan rapat bersama dengan tim advokasi untuk membahas terkait hasil pengumuman rekapitulasi KPU besok.

"Jam dan tempatnya belum tahu. Kita akan berjuang sampai titik darah penghabisan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU Baru Rampungkan Rekapitulasi Suara di 22 Provinsi

KPU Baru Rampungkan Rekapitulasi Suara di 22 Provinsi

News | Senin, 21 Juli 2014 | 18:35 WIB

Jokowi Siap Tampung Partai Kubu Prabowo

Jokowi Siap Tampung Partai Kubu Prabowo

News | Senin, 21 Juli 2014 | 17:58 WIB

KPU: Prabowo-Hatta Genggam Jabar, Jokowi-JK Jawara di Jateng

KPU: Prabowo-Hatta Genggam Jabar, Jokowi-JK Jawara di Jateng

News | Senin, 21 Juli 2014 | 17:23 WIB

Jokowi Belum Siapkan Pidato Buat Besok

Jokowi Belum Siapkan Pidato Buat Besok

News | Senin, 21 Juli 2014 | 17:11 WIB

Terkini

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB