Polisi Malaysia Klaim Ungkap Rencana Pengeboman Pengikut ISIS

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 19 Agustus 2014 | 18:38 WIB
Polisi Malaysia Klaim Ungkap Rencana Pengeboman Pengikut ISIS
Diskusi bertema "Umat Beragama & Kepercayaan Menolak ISIS Demi Keutuhan NKRI", di Jakarta, awal Agustus 2014 lalu. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pihak Kepolisian Malaysia mengaku telah mengungkap rencana rangkaian pengeboman yang hendak dilakukan para pengikut radikal Islam militan di negeri itu.

Sebagaimana dilaporkan Agence France-Presse (AFP) yang mengutip salah seorang petinggi Kepolisian Malaysia, aksi-aksi teror itu direncanakan oleh para pengikut atau mereka yang terinspirasi oleh ISIS.

"(Sebanyak) 19 tersangka militan yang ditangkap sepanjang April-Juni itu tengah menyusun rencana pengeboman pub-pub, diskotik, serta sebuah pabrik produsen bir asal Denmark, Carlsberg," ungkap Ayob Khan Mydin, Wakil Kepala Divisi Kontraterorisme Kepolisian Malaysia, Selasa (19/8/2014).

Kepada AFP pula, Ayob Khan mengatakan bahwa kelompk yang semuanya berkewarganegaraan Malaysia itu memiliki visi ingin mendirikan kekalifahan radikal Islam Asia Tenggara, yang terbentang mulai dari Malaysia, Indonesia, Singapura, hingga Thailand dan Filipina. Mereka pun disebut sudah berencana untuk berangkat ke Suriah, demi belajar langsung dari ISIS.

Disebutkan pula, mereka yang ditangkap itu terdiri dari para pekerja profesional, serta dua orang ibu rumah tangga. Menurut Ayob Khan, mereka masih pada tahap awal perencanaan aksi, serta sejauh ini diketahui tidak memiliki persenjataan berat, maupun ilmu pembuatan bom.

Sebanyak tujuh di antara mereka disebut sudah didakwa atas pelanggaran mulai dari penyebarluasan terorisme hingga kepemilikan senjata api rakitan. Ayob Khan juga menyebut bahwa para tersangka merencanakan sebuah kampanye kekerasan dan perjuangan bersenjata, serta siap mati berjihad.

Dikatakan, sebagian di antara para tersangka ditangkap saat berada di bandara, hendak menuju Turki atau Suriah, dalam rangka mencari dukungan atau mengikuti pelatihan. Pihak Kepolisian Malaysia juga memperkirakan masih ada rekan atau anggota lain kelompok itu di Malaysia.

Mereka yang sudah ditangkap di Malaysia ini disebutkan berusia antara 20-50 tahun, dengan hanya sebagian di antara penangkapannya sempat diumumkan oleh kepolisian. Namun, polisi Malaysia sejauh ini tidak menjelaskan ideologi maupun detail rencana yang sudah terungkap.

"Beberapa sudah mulai mengumpulkan dana --termasuk lewat Facebook-- untuk berangkat ke Suriah, biasanya di bawah embel-embel 'tugas kemanusiaan'," tutur Ayob Khan pula.

"Berdasarkan interogasi, mereka bicara sesuai ideologi ISIL (ISIS), termasuk pembunuhan orang-orang tak bersalah maupun sesama Muslim yang tidak berada dalam kelompok mereka," sambungnya.

Bar-bar dan pabrik Carlsberg dekat Kuala Lumpur, menurut Ayob Khan, disebut menjadi target karena terkait dengan alkohol yang jelas-jelas haram dalam ajaran Islam. Ditambahkannya pula, para tersangka berharap dapat membuat jaringan dengan kelompok-kelompok ISIS lainnya di kawasan ini maupun secara global.

Pihak Kepolisian Malaysia pun disebut meyakini sekitar 40 orang warga negara itu sudah berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan pergerakan ISIS di kawasan itu.

Malaysia yang secara umum berpenduduk mayoritas Muslim dengan pandangan moderat, sejauh ini cukup jarang terdengar menjadi lokasi dari aksi-aksi terorisme. Meski begitu, beberapa kali negeri itu diyakini sebagai lokasi persembunyian tokoh-tokoh tersangka teroris, termasuk dari Jamaah Islamiyah yang disebut terkait dengan Al Qaeda.

Pada Mei lalu, sebagaimana laporan sejumlah media lokal Malaysia pula, salah seorang warga negara itu, Ahmad Tarmimi Maliki yang berstatus sebagai pekerja pabrik berusia 26 tahun, diyakini merupakan pelaku bom mobil bunuh diri yang menewaskan 25 personel tentara elite Irak. [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Ancam Tenggelamkan Amerika dalam Kubangan Darah

ISIS Ancam Tenggelamkan Amerika dalam Kubangan Darah

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 16:18 WIB

Video ISIS Siksa Lelaki Jepang Beredar di Youtube

Video ISIS Siksa Lelaki Jepang Beredar di Youtube

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 12:47 WIB

Obama: ISIS adalah Serigala yang Mengancam Timur Tengah

Obama: ISIS adalah Serigala yang Mengancam Timur Tengah

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 06:32 WIB

 ISIS Diduga Terus Berkembang di Banten

ISIS Diduga Terus Berkembang di Banten

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 00:49 WIB

Terkini

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB