Menhub: Masyarakat Perlu Dipaksa Gunakan Transportasi Publik

Achmad Sakirin

Selasa, 02 September 2014 | 17:19 WIB
Menhub: Masyarakat Perlu Dipaksa Gunakan Transportasi Publik
Menteri Perhubungan EE Mangindaan (kiri dan Menteri PU Joko Kirmanto (kanan). [Antara/Yudhi Mahatma]

Suara.com - Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan memandang perlu ada konsep yang mampu menurunkan angka kemacetan di kota-kota metropolitan Indonesia, khususnya Jakarta, misalnya mengondisikan publik menggunakan transportasi massal.

"Bikin konsep sedemikian rupa sehingga yang memiliki kendaraan pribadi perlu dipaksa menggunakan transportasi massal," ujar Mangindaan dalam Seminar Electronic Road Pricing Implementation di Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Salah satu cara yang digunakan untuk memaksa masyarakat menggunakan transportasi massal, menurut Mangindaan, adalah konsep Electronic Road Pricing (ERP).

"Dengan konsep ERP, tentunya sistem transportasi perkotaan diharapkan menurunkan kemacetan. Namun, yang terpenting kualitas transportasi massal juga harus baik dan nyaman," kata Mangindaan.

Mangindaan menyebutkan bahwa Jakarta sudah memiliki bus rapid transit (BRT) Transjakarta, commuter line, serta monorail, dan mass rapid transit yang sedang dalam proses pembangunan.

Menteri Perhubungan mengatakan, untuk menunjang kenyamanan publik, Transjakarta sudah memperbanyak unit di beberapa koridor serta adanya usaha untuk meningkatkan kenyamanan dan ketepatan commuter-line.

"Oleh sebab itu, kita tidak lagi tekankan pada infrastruktur," kata Mangindaan.

Menurut Mangindaan, selain karena biaya transportasi yang mahal, lahan untuk pembangunan infrastruktur juga sulit.

"Paling-paling pembangunannya ke atas, dan itu dipastikan memakan biaya yang cukup besar," ucap Mangindaan.

Mangindaan menjelaskan bahwa ERP saat ini sedang dalam proses uji coba di lajur jalan Jenderal Sudirman, yang dianggap merupakan salah satu lajur jalan utama di Jakarta. Sekitar 50 kendaraan dipasangi on board unit untuk menguji teknologi ERP.

"Targetnya penerapan ERP pertama kali sudah bisa diberlakukan pada akhir 2015 di Jakarta, terutama wilayah-wilayah strategis, seperti Sudirman-Thamrin, Setiabudi-Kuningan, dan Gatot Subroto," kata Mangindaan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tarif Parkir Kawasan Macet Malang Diusulkan Naik 200 Persen

Tarif Parkir Kawasan Macet Malang Diusulkan Naik 200 Persen

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 07:20 WIB

Kenaikan BBM Dorong Penggunaan Angkutan Umum

Kenaikan BBM Dorong Penggunaan Angkutan Umum

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 01:15 WIB

Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Arah Ragunan Macet

Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Arah Ragunan Macet

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 15:34 WIB

Wamenhub: Kalau Mau Berhasil, Harga ERP di Jakarta Mesti Pas

Wamenhub: Kalau Mau Berhasil, Harga ERP di Jakarta Mesti Pas

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 01:30 WIB

Pemprov DKI Disarankan Lakukan Survei Sebelum Terapkan ERP

Pemprov DKI Disarankan Lakukan Survei Sebelum Terapkan ERP

News | Selasa, 29 Juli 2014 | 17:20 WIB

Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Macet Parah

Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Macet Parah

News | Minggu, 20 Juli 2014 | 19:22 WIB

 Ahok Senang Uji Coba ERP Sukses

Ahok Senang Uji Coba ERP Sukses

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 06:38 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×