Beginilah Cara ISIS Menghabisi Tawanannya

Ruben Setiawan

Jum'at, 05 September 2014 | 12:02 WIB
Beginilah Cara ISIS Menghabisi Tawanannya
Para pejuang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berpawai di kota Tel Abyad, Suriah, (2/1). (Reuters/Yaser Al-Khodor)

Suara.com - Sejumlah foto yang menampilkan pembantaian brutal oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) beredar di media sosial dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Foto-foto tersebut memperlihatkan metode yang dipakai ISIS untuk menghabisi para tawanannya.

Di satu foto, terlihat barisan tawanan berjalan menuruni tebing Sungai Tigris. Sampai di tepi sungai, militan ISIS menembak para tawanan satu per satu lalu membuang mayat mereka ke aliran sungai. Diperkirakan, ada 25 hingga 30 orang yang ditembak dengan pistol dan dibuang ke sungai.

Namun, tidak semua tawanan dieksekusi dengan cara itu. Membantai tawanan di dalam parit juga menjadi salah satu cara favorit ISIS menghabisi tawanannya. Organisasi pengamat pelanggaran hak asasi manusia Human Right Watch (HRW), mengidentifikasi dua parit di dekat tepian sungai tempat dibantainya 160 hingga 190 orang.

Dalam sebuah foto, tampak para tawanan diangkut dengan menggunakan truk. Kemudian, para tawanan tersebut dipaksa berbaring dalam tiga parit dangkal dengan keadaan tangan terikat. Di situlah mereka dieksekusi.

Hingga kini, HRW sudah mengidentifikasi sedikitnya tiga lokasi eksekusi massal. Jumlah tawanan yang tewas di tangan ISIS mencapai 560 hingga 770 orang. Yang paling besar adalah liang beton di dalam kompleks istana kepresidenan di Tikrit, kota di Irak yang dikuasai ISIS. Rekaman video dan gambar satelit mengindikasikan ada 250 hingga 400 orang yang dibantai di tempat tersebut pada tanggal 12 atau 13 Juni.

Dalam foto satelit yang dirilis beberapa hari kemudian, tak terlihat jenazah di tempat itu, namun jejak darah masih terlihat. Terlihat pula mesin pengeruk tanah yang diduga dipakai untuk memindahkan jenazah.

Atas bukti-bukti pembantaian itu, direktur urusan darurat HRW Peter Bouckaert mengatakan bahwa "aksi barbar ISIS melanggar hukum dan mengusik hati nurani". (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pura-pura Mati, Tentara Irak Selamat dari Pembantaian ISIS

Pura-pura Mati, Tentara Irak Selamat dari Pembantaian ISIS

News | Jum'at, 05 September 2014 | 11:16 WIB

 Muslim Indonesia Panutan Dunia

Muslim Indonesia Panutan Dunia

News | Jum'at, 05 September 2014 | 09:48 WIB

Pentagon: Belasan Warga AS Gabung ISIS

Pentagon: Belasan Warga AS Gabung ISIS

News | Jum'at, 05 September 2014 | 07:42 WIB

Jihadis ISIS Ternyata Hidup Mewah dan Tinggal di Villa Bintang Lima

Jihadis ISIS Ternyata Hidup Mewah dan Tinggal di Villa Bintang Lima

News | Jum'at, 05 September 2014 | 06:10 WIB

Lawan ISIS, Inggris Siap Pasok Senjata Etnis Kurdi

Lawan ISIS, Inggris Siap Pasok Senjata Etnis Kurdi

News | Kamis, 04 September 2014 | 22:44 WIB

Ajudan Pemimpin ISIS Tewas Dalam Serangan di Irak

Ajudan Pemimpin ISIS Tewas Dalam Serangan di Irak

News | Kamis, 04 September 2014 | 18:37 WIB

Terkini

Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap

Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Tekan Kematian Ibu Melahirkan di Daerah, Prabowo Siapkan Ambulans Terbang Bisa Parkir Pinggir Sungai

Tekan Kematian Ibu Melahirkan di Daerah, Prabowo Siapkan Ambulans Terbang Bisa Parkir Pinggir Sungai

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:45 WIB

3 Kemenangan Prabowo Jika Masyarakat Gunakan Motor Listrik

3 Kemenangan Prabowo Jika Masyarakat Gunakan Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut

Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara

Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:38 WIB

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:32 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

×