Bunuh Diri Bersama, Dua Siswi SD Terjun dari Lantai 8 Apartemen

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 07 September 2014 | 22:03 WIB
Bunuh Diri Bersama, Dua Siswi SD Terjun dari Lantai 8 Apartemen
Ilustrasi bunuh diri. [Shutterstock/Filipe Frazao]

Suara.com - Depresi atau masalah sosial lain, tampaknya kini sudah menyentuh berbagai lapisan dan usia. Buktinya, jika selama ini aksi bunuh diri kerap tercatat melibatkan remaja/anak muda, atau malah dewasa dan orang tua, kini anak sekolah dasar (SD) pun harus diwaspadai berpotensi melakukannya.

Kasus yang terjadi pada dua siswi SD, yang masing-masing berusia 11 dan 12 tahun, di Tokyo, Jepang, menjadi contoh terbaru yang mengejutkan sekaligus memilukan. Dilaporkan, kedua pelajar belia terjun dari lantai 8 apartemen kompleks Ota Ward di kota itu, sembari meninggalkan sebuah catatan.

Menurut polisi, kertas catatan itu ditemukan bersama sepatu kedua anak yang tampaknya telah ditaruh secara rapi lebih dulu, di posisi antara lantai 7 dan 8. Namun, polisi menolak menyampaikan isi dari catatan tersebut.

"Catatan itu merupakan urusan orang tua mereka. Ini hal yang pribadi," ungkap seorang juru bicara polisi setempat.

Disebutkan polisi, sang anak yang berusia 11 tahun diketahui tinggal di apartemen itu bersama keluarganya. Sementara teman sekelasnya yang berusia 12 tahun tinggal tak jauh dari tempat itu.

Sebagaimana dikutip suratkabar Japan Today, pihak sekolah yang terkejut dan berduka, menyebutkan bahwa kedua siswi diketahui masih masuk sekolah pada Jumat lalu. Mereka juga diketahui tak ada masalah dengan rekan sekolahnya.

"Tidak ada kejadian bullying atau hal-hal semacam itu," ungkap seorang pengurus sekolah. "Mereka satu kelas, dan tampaknya bergaul baik dengan semua orang," tambahnya.

Rekan sekelas kedua siswi itu juga menyampaikan hal yang sama. Keduanya bahkan disebut terkenal cerdas dan kerap dipandang sebagai pemimpin di antara teman-temannya.

"Mereka tidak menunjukkan ada tanda-tanda tengah memikirkan masalah apa pun," ungkap salah seorang rekan mereka pula.

Polisi memperkirakan, setelah menanggalkan sepatu mereka dan menaruhnya, kedua anak itu langsung terjun. Salah seorang dilaporkan langsung meninggal begitu sampai ke permukaan tanah, sementara rekannya juga meninggal tak lama kemudian.

Sejumlah warga Jepang pun memenuhi bagian komentar situs Japan Today dan sejumlah sosial media dengan perasaan duka, sekaligus kaget dan bertanya-tanya. Mereka rata-rata bertanya apakah gerangan masalah yang sampai menimbulkan keputusan bunuh diri bagi kedua pelajar belia itu.

"Bagaimana Anda bisa memberi komentar untuk kini?" tulis seseorang. "Saya kehilangan kata-kata," sambungnya.

"Apa yang kira-kira begitu keliru dalam kehidupan seorang anak usia 11-12 tahun sampai harus mengakhiri hidupnya seperti ini?" tanya seorang pengomentar lainnya.

"Saya benci memikirkan kira-kira apa yang telah mereka derita (alami) hingga sampai pada titik di mana menurut mereka terjun dari atas bangunan adalah jalan keluar terbaik," ungkap seseorang lainnya. "Orang-orang dewasa di sekitarnya telah gagal atas (kehidupan) mereka," tambahnya.

Sebuah laporan dari WHO mencatat bahwa angka rata-rata bunuh diri di Jepang berada di posisi keempat di dunia, di antara negara-negara berpenghasilan tinggi (sesudah Korsel, Lithuania dan Rusia). Dalam laporan berdasarkan statistik terbaru tahun 2012 tersebut, disebutkan bahwa ada 29.442 insiden bunuh diri di Jepang pada tahun itu. Namun, WHO mencatat bahwa sebagian besarnya dilakukan oleh penduduk berusia 70 tahun ke atas. [Daily Mail]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendengar Suara Korban Teror Gas Sarin Tokyo dalam Buku Underground

Mendengar Suara Korban Teror Gas Sarin Tokyo dalam Buku Underground

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:30 WIB

Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi

Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:04 WIB

Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja

Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:06 WIB

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Lebih dari Sekadar Romansa, Ini Alasan Kenapa Kamu Wajib Baca Kokoronotomo: I Heart Tokyo

Lebih dari Sekadar Romansa, Ini Alasan Kenapa Kamu Wajib Baca Kokoronotomo: I Heart Tokyo

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar Indonesia - Malaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar

Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar Indonesia - Malaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:48 WIB

Kalau Dunia Terasa Jahat, Tolong Jangan Balas ke Orang yang Gak Salah

Kalau Dunia Terasa Jahat, Tolong Jangan Balas ke Orang yang Gak Salah

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:58 WIB

Tragedi Sepatu Kekecilan di Samarinda: Tamparan Keras untuk Sistem Pendidikan Kita

Tragedi Sepatu Kekecilan di Samarinda: Tamparan Keras untuk Sistem Pendidikan Kita

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:55 WIB

Menghentikan Lingkaran Geng Pelajar: Tanggung Jawab yang Tak Bisa Ditunda

Menghentikan Lingkaran Geng Pelajar: Tanggung Jawab yang Tak Bisa Ditunda

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 10:00 WIB

Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan

Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan

Entertainment | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:41 WIB

Terkini

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB