Ridwan Kamil: Mayoritas Rakyat Tetap Inginkan Pilkada Langsung

Siswanto

Kamis, 11 September 2014 | 13:53 WIB
Ridwan Kamil: Mayoritas Rakyat Tetap Inginkan Pilkada Langsung
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia menyelenggarakan rapat koordinasi nasional luar biasa di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (11/9/2014). (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan mayoritas masyarakat Indonesia menolak rencana sejumlah partai politik di DPR RI mengubah aturan kepala daerah dari dipilih langsung oleh rakyat menjadi dipilih lewat anggota DPRD.

"Survei yang dilakukan, 70-80 persen rakyat ini ingin memilih (bupati dan wali kota) dipilih secara langsung. Memilih pemimpin tanpa perantara langsung," kata Ridwan di acara Rapat Koordinasi Nasional Luar Biasa Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Dengan kata lain, bila rencana tersebut tetap dipaksakan berjalan, bertentangan dengan keinginan masyarakat Indonesia.

Ridwan menambahkan seluruh wali kota dan bupati di Indonesia juga sepakat menolak pilkada dipilih oleh DPRD.

"Kita berkumpul, anggota kami sekitar 510 wali kota dan bupati. Kami sepakat pilkada langsung, bukan dipilih DPRD," kata Ridwan.

Pertemuan wali kota dan bupati seluruh Indonesia hari ini, kata Ridwan, semakin menguatkan rekomendasi yang akan disampaikan kepada DPR dan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar menolak rencana sejumlah fraksi partai di DPR untuk mengubah mekanisme pilkada.

"Oleh karena itu kita menguatkan rekomendasi ke DPR dan Presiden. Memilih itu hak asasi manusia," kata Ridwan.

Demi menolak perubahan mekanisme pilkada, Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sampai mundur dari Partai Gerindra, salah satu partai yang ingin mengubah aturan main pilkada itu.

Dalam rapat panitia kerja di DPR, Selasa (9/9/2014), enam fraksi tetap mengusulkan pemilihan gubernur dan bupati/wali kota dilakukan oleh DPRD. Keenam fraksi itu adalah Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Fraksi yang menginginkan pilkada dilakukan secara langsung hanya Fraksi Hanura dan Fraksi PDI Perjuangan.

Sedangkan PKB ingin gubernur dipilih secara langsung, namun bupati dan wali kota tidak langsung atau diwakilkan ke DPRD.

Jika rapat panitia kerja atau pleno di Komisi II DPR tidak menemukan titik temu, voting akan dilakukan di rapat paripurna pada 25 September 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Akhir Masa Jabatan, SBY Diimbau Tolak Pilkada Lewat DPR

Di Akhir Masa Jabatan, SBY Diimbau Tolak Pilkada Lewat DPR

News | Kamis, 11 September 2014 | 12:48 WIB

Bupati dan Wali Kota Seluruh Indonesia Tolak Pilkada Lewat DPRD

Bupati dan Wali Kota Seluruh Indonesia Tolak Pilkada Lewat DPRD

News | Kamis, 11 September 2014 | 11:53 WIB

RUU Pilkada, Ahok: Saya Tak Pernah Diajak Rapat Gerindra

RUU Pilkada, Ahok: Saya Tak Pernah Diajak Rapat Gerindra

News | Kamis, 11 September 2014 | 11:28 WIB

Kegagalan Tahan RUU Pilkada di DPR Bisa Jadi Awal Lumpuhnya Pemerintahan Jokowi

Kegagalan Tahan RUU Pilkada di DPR Bisa Jadi Awal Lumpuhnya Pemerintahan Jokowi

News | Kamis, 11 September 2014 | 08:20 WIB

Ahok Dipuji, Tapi Juga Diingatkan Jangan Terlalu Demonstratif

Ahok Dipuji, Tapi Juga Diingatkan Jangan Terlalu Demonstratif

News | Rabu, 10 September 2014 | 11:02 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×